Jayapura, Jubi – Perubahan iklim adalah perjuangan yang tidak dapat diatasi sendiri oleh pemerintah dan mendesak masyarakat Ba di Fiji. Guna mengatasi perubahan iklim ini, sangat penting untuk bekerja sama dengan pemerintah dan otoritas lokal dalam memitigasi dampak perubahan iklim.
Hal ini dikatakan Menteri Pertanahan dan Sumber Daya Mineral Fiji, Filimoni Vosorogo pada penutupan Karnaval Petani Ba 2023, Sabtu (30/9/2023).
“Perubahan iklim merupakan ancaman terhadap perdamaian, keamanan, dan eksistensi kawasan Pasifik,”katanya sebagaimana dikutip jubi.id fijivillage.com, Minggu (1/10/2023).
Dia mengatakan hal ini sangat memprihatinkan bagi Kementerian karena dapat menghancurkan perekonomian dan mempengaruhi kehidupan masyarakat.
*****************
Jubi.id adalah media yang berbasis di Tanah Papua. Media ini didirikan dengan sumberdana masyarakat melalui donasi dan crowd funding. Dukung kami melalui donasi anda agar kami bisa tetap melayani kepentingan publik.
*****************
Menteri mengatakan bahwa dalam beberapa tahun terakhir Ba telah menyaksikan beberapa banjir terburuk dan kerusakan yang ditimbulkan pada tanaman, ternak dan harta benda sangat mengkhawatirkan.
Vosorogo menambahkan, kondisi cuaca ekstrem telah dialami di seluruh Fiji.
Dia menambahkan, sangat senang dengan kembalinya Karnaval Petani Ba setelah empat tahun sejak 2019.
Tema Karnaval tahun ini adalah “Perubahan Iklim dan Dampaknya Terhadap Sektor Pertanian”.(*)
Iklan Layanan Masyarakat ini Dipersembahkan oleh PT. Media Jubi Papua
















