Wamena, Jubi – Sebanyak 20 orang peserta mengikuti kursus pelatihan wasit yang diselenggarakan Asosiasi Provinsi (Asprov) Papua Pegunungan, 1-7 Juli 2024 di lapangan Sabulama distrik Wesaput, Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan.
Di hari ke 4 kemarin, sudah memasuki tahapan praktik di lapangan. Diikuti 20 orang peserta khusus wasit, perwakilan dari asosiasi Kabupaten (askab) dari 8 kabupaten di wilayah Papua Pegunungan. Semua adalah anak-anak asli putra-putri asal Papua Pegunungan.
“Jadi tujuan utama kita adalah untuk mengembangkan sumber daya manusia (SDM) bagi anak -anak asli Papua Pegunungan, khususnya di bidang perwasitan maupun kepelatihan, agar kedepannya ada Orang Asli Papua (OAP) mampu bersaing atau muncul di tingkat nasional,” ujar ketua Asprov Papua Pegunungan, Yohanes Purun saat di temui Jubi.id di Wamena, pada Jumat pagi (5/7/2024).
20 peserta kursus wasit itu , nanti akan dilibatkan pada turnamen sepak bola yang bertajuk Piala Gubernur Cup yang akan digelar Asprov PSSI Papua Pegunungan pada Agustus 2024 mendatang.
*****************
Jubi.id adalah media yang berbasis di Tanah Papua. Media ini didirikan dengan sumberdana masyarakat melalui donasi dan crowd funding. Dukung kami melalui donasi anda agar kami bisa tetap melayani kepentingan publik.
*****************
Sementara itu instruktur Wasit berlisensi FIFA Heru Sugiri, mengapresiasi dan berterima kasih kepada pengurus (Asprov) Papua Pegunungan. Menurutnya hal ini baru pertama kali dilakukan oleh Asprov Papua Pegunungan.
“Sebab itu kita patut beri apresiasi karena saya lihat dari 20 orang peserta yang ikut kursus wasit ini, mereka banyak memiliki talenta dan ini perlu dikembangkan dan didorong terus,” katanya
Ia yakin dengan adanya kursus pelatihan wasit tersebut, akan memunculkan bibit bagus dari Papua Pegunungan.
Ia berharap, melalui pelatihan ini dapat meningkatkan kompetensi tenaga keolahragaan baik wasit, pelatih fisik dan teknik, biomekanik, dan analisis performance. Dengan meningkatkan kualitas pelatih fisik dan teknik diharapkan mampu menciptakan sebanyak mungkin tenaga keolahragaan yang handal.
“Di hari kedua kemarin kita kasih materi lebih pada praktik, sehingga sudah banyak perkembangan berbeda dengan hari pertama. Saya melihat mereka ini masih muda dan kalau diberi kesempatan terus saya yakin akan menjadi wasit-wasit yang bisa sampai kancah nasional,” kata Sugiri (*)
Iklan Layanan Masyarakat ini Dipersembahkan oleh PT. Media Jubi Papua
















Discussion about this post