• Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
Jubi Papua
Teras ID
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Domberai

Warga Aisandami Teluk Wondama Hadapi Rob, Tiang Rumah Ditinggikan

July 28, 2025
in Domberai
Reading Time: 3 mins read
0
Penulis: Dominggus A. Mampioper - Editor: Alberth Yomo
Teluk Wondama

Homestay milik Paitua Octovianus Bosayor di Kampung Aisandami, Distrik Teluk Duari, Kabupaten Teluk Wondama, Provinsi Papua Barat – Jubi/Anggi

0
SHARES
7
VIEWS
FacebookTwitterWhatsAppTelegramThreads

Jayapura, Jubi – Awalnya, Paitua Octovianus, yang biasa dipanggil Oto Bosayor (62 tahun), mengaku hanya memiliki satu rumah panggung homestay. Namun, rumah itu terbakar, dan ia memulai kembali membangun rumah baru. Kini, ia sudah memiliki dua rumah dan baru saja membangun satu rumah baru lagi.

“Rumah ketiga ini saya bangun untuk anak mantu saya, Oto Wambrauw,” katanya kepada jubi.id di kediamannya, homestay di Kampung Aisandami, Distrik Teluk Duari, Kabupaten Teluk Wondama, Provinsi Papua Barat, Jumat, 15 Mei 2025 lalu.

“Hampir semua rumah panggung itu,” lanjut Bosayor, “hanya menggunakan tiang-tiang kayu dan tali-tali rotan, serta beratap daun sagu dan berdinding gabah-gabah pelepah daun sagu.” Ia mengakui bahwa rumah homestay tersebut sudah harus dinaikkan tiang-tiang penyangganya karena air laut sudah naik (rob) dan hampir mendekati lantai dasar rumah dari batang pinang dan pohon enau (Arenga pinnata).

oto bvosayor
Oto Bosayor (62) – Jubi/Anggi Ibrahim

Fungsi tiang dalam rumah panggung di pesisir Teluk Duari adalah untuk menopang seluruh struktur rumah dan memberikan jarak antara lantai dengan air laut. “Naiknya permukaan air laut membuat saya harus meninggikan tiang-tiang rumah agar aman dari air laut yang naik,” katanya.

*****************

Jubi.id adalah media yang berbasis di Tanah Papua. Media ini didirikan dengan sumberdana masyarakat melalui donasi dan crowd funding. Dukung kami melalui donasi anda agar kami bisa tetap melayani kepentingan publik.

CLICK HERE!

*****************

jubi.id memantau bahwa rumah panggung homestay milik Paitua Bosayor terdiri dari jembatan dari kayu. Rumahnya juga berbahan kayu, hanya saja toilet dan kamar mandi dibangun dengan konstruksi kayu beratap seng dan berdinding batu tela. Toilet dan kamar mandi itu terletak di pinggir laut, sehingga dari rumah homestay ke toilet harus berjalan kaki ke darat sekitar 50 meter atau 5–10 menit.

Paitua Oto Bosayor juga selalu menegaskan kepada anak-anaknya bahwa hanya mereka yang bekerja yang pantas menerima upah atau sekadar uang jajan. Ia juga membangun salah satu rumah homestay untuk menantunya, Oto Wambrauw, di dekat homestay utama milik Paitua Oto Bosayor. Kebetulan, menantu Oto Wambrauw juga setiap malam rajin balobe (mencari ikan malam hari) untuk konsumsi sehari-hari dan juga dijual kepada para konsumen di ibu kota Distrik Duari, Aisandami.

tonci somisa
Tonci Somisa, Koordinator Kelompok Ekowisata Wadowun Beberin, Kampung Aisandami, Distrik Teluk Duari, Teluk Wondama, Papua Barat – Jubi/Anggi Ibrahim

“Iya, saya biasa tiap malam cari ikan di Teluk Duari,” kata Napi Wambrauw, yang selalu mendampingi tim jubi selama liputan di Teluk Duari sampai ke Kampung Menarbu, Sombokoro, serta Kampung Pulau Mios Yop. Ia juga adalah Koordinator Kelompok Ekowisata Wadowun Beberin, Tonci Somisa.

BERITATERKAIT

DAP Wondama serahkan SK Plt Ketua KAPP, berharap jadi tuan di negeri sendiri

Tambang emas berizin, namun tak berikan kontribusi bagi di Wondama

Ketika Suling Bambu Wondama Menyatu dalam Pujian di Lapangan Aitumeri

Alkitab Tua dari Kampung Syabes Pulau Roon Dipamerkan di Aitumeri Miei

Homestay milik Paitua Oto Bosayor merupakan salah satu bagian dari Kelompok Ekowisata Wadowun Beberin yang berdiri sejak 2018. Kelompok wisata ini mengembangkan wisatanya berbasis konservasi, terutama konservasi tradisional berupa sasi atau dalam bahasa setempat disebut Kadup.

PSA Jubi PSA Jubi PSA Jubi

Bersama tim jurnalis jubi.id di Kampung Aisandami, Koordinator Kelompok Ekowisata Wadowun Beberin, Tonci Somisa, menunjukkan berbagai paket wisata di sana, antara lain: pengamatan burung Cenderawasih di Gunung Papisyowi, trekking ke Air Terjun Mambi, canoeing di hutan mangrove, dan bameti (tradisi memungut ikan, kerang, dan udang saat air laut surut). Selain paket wisata, terdapat juga homestay yang bisa dihuni oleh wisatawan saat berwisata ke Kampung Aisandami.

Terumbu Karang Bunga Mawar dan Bangkai Pesawat Jepang

Salah satu jejak Perang Dunia Kedua di Wondama dan Manokwari ditandai dengan pertempuran sengit di Pulau Numfor sekitar tahun 1944 antara Sekutu Amerika Serikat dan Jepang. Wilayah Pulau Numfor saat itu masuk dalam areal pertempuran Teluk Wondama karena berdekatan dengan Kepulauan Roon, sehingga pesawat tempur milik Jepang, Mitsubishi A6M Zero, tertembak jatuh di Selat Numamura, dekat Kampung Aisandami.

Bersama Koordinator Kelompok Wisata Aisandami, Tonci Somisa menunjukkan lokasi jatuhnya pesawat tempur Zero milik Jepang tersebut. Di sekitar Selat Numamura ini terdapat pula terumbu karang besar menyerupai bunga mawar yang masih terawat dengan baik di lokasi jatuhnya pesawat tersebut.

Mistubihsi zero wikipedia.org
Pesawat jenis Zero Mitsubishi, pesawat tempur tentara Jepang di Selat Numamura, Kampung Aisandami – Jubi/Wikipedia.org

“Memang puing-puing pesawat sudah tidak utuh lagi dan terletak pada kedalaman sekitar 12 meter,” kata Tonci Somisa seraya menambahkan bahwa waktu terbaik untuk menyelam di Selat Numamura adalah siang hari, karena berkaitan dengan pantulan cahaya matahari di kedalaman 20 meter serta kondisi arus laut.

Napi Wambrauw yang turut menyelam mengaku bahwa arus di bawah Teluk Numamura cukup kuat, dan banyak ikan-ikan besar bermain di sekitar terumbu karang bunga mawar dan terumbu karang berbentuk panci besar.

Bagi para penyelam, lokasi ini sangat cocok untuk wall dive dan menikmati sensasi arus laut di dalamnya.

Bangkai pesawat milik Jepang terletak pada kedalaman sekitar 12 meter di tubir karang keras. Selain itu, terdapat pula ikan terumbu besar seperti bumphead parrotfish (Bolbometopon muricatum). (*)

Iklan Layanan Masyarakat ini Dipersembahkan oleh PT. Media Jubi Papua

Continue Reading
Tags: Kabupaten Teluk Wondamakenaikan permukaan air lautRobTiang RumahWarga Aisandami
ShareTweetSendShareShare

Related Posts

Tambrauw

Mediasi Komnas HAM–Bupati Tambrauw, 5 DPO penyerangan Bamusbama serahkan diri

April 4, 2026
noken

Menjahit harapan dari noken: Cerita Yulita menghidupi keluarga

April 3, 2026
Gubernur

Gubernur Papua Barat sebut pekan depan ASN bekerja dari rumah setiap Jumat

April 1, 2026

Pertamina pastikan harga BBM tak berubah, Perindagkop Manokwari: Kami akan sidak

April 1, 2026

Aktivis pertanyakan kedatangan puluhan ekskavator di wilayah adat Imekko

April 1, 2026

Kasus pembunuhan ART di manokwari dilimpahkan ke Jaksa

April 1, 2026

Discussion about this post

PT. Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

Networks

  • Post Courier
  • Vanuatu Daily Post
  • Solomon Star News
  • The Fiji Times
  • Radio New Zealand
  • Radio Djiido
  • 3CR Community Radio
  • Cook Islands News
  • Pacific News Service
  • Bouganville News
  • Marianas Variety

AlamatRedaksi

Jl. SPG Taruna Waena No 15 B, Waena, Jayapura, Papua
NPWP : 53.520.263.4-952.000
Telp : 0967-574209
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi

© 2025 Jubi – Berita Papua Jujur Bicara

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara