Manokwari, Jubi – Sebanyak 12 Anak dilaporkan mengalami keracunan dan dilarikan ke Puskesmas dan RSUD Manokwari usai memakan Makanan Bergizi Gratis atau MBG di Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 13 Manokwari dan Sekolah Dasar (SD) 45 Arowi, Kabupaten Manokwari, Papua Barat Rabu (30/7/2025).
Salah satu Guru di SDN 45 Arowi Distrik Manokwari Timur menyebut, anak-anak yang diduga keracunan MBG mengalami gejala pusing dan sesak hingga muntah.
“Ada 12 anak yang alami gejala pusing, sesak sampai ada yang muntah-muntah. Sebagian dipulangkan dan ada yang kami antar ke Puskesmas,” jelasnya.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Manokwari, Marten Rantetampang, kepada wartawan mengatakan pihaknya turut melakukan pengecekan dari beberapa anak yang mengalami gangguan kesehatan.
*****************
Jubi.id adalah media yang berbasis di Tanah Papua. Media ini didirikan dengan sumberdana masyarakat melalui donasi dan crowd funding. Dukung kami melalui donasi anda agar kami bisa tetap melayani kepentingan publik.
*****************
Dirinya menyampaikan bahwa fasilitas kesehatan di Manokwari akan siap untuk menangani pasien terutama anak yang mengalami ganguan kesehatan dari makanan tersebut.
“Semua Faskes siap menerima pasien jika mengalami gangguan seperti ini. Gejalanya ada mual, pusing dan muntah dan sari sekolah sudah mengambil Sampel untuk diperiksa,” ucap Rantetampang.
Kepala Ombudsman Perwakilan Papua Barat, Amos Atkana, menyampaikan bahwasanya program MBG ini dirasa baik untuk anak apalagi dalam masa pendidikan.
Namun ditemuinya ada beberapa anak yang malah mengalami masalah kesehatan setelah mengkonsumsi makanan yang diberikan sekolah.
“Ada beberapa anak yang terkena masalah seperti gejala keracunan, sampai dibawa ke RS,” ujarnya.
Pihaknya yang juga melakukan pengawasan dalam pelaksanaan program pemerintah pusat dimana salah satunya, MBG tersebut.
Kepala Ombudsman menyayangkan hal ini dan terus akan memastikan ini tidak terjadi.
“Kami mau memastikan agar ini tidak terjadi lagi, Kami mengawasi MBG agar bisa jalan dengan baik,” ucapnya.
Dandim 1801/Manokwari Kolonel Inf Agus Prihanto Donny membenarkan insiden keracunan Anak-anak tersebut meski demikian ia belum memberikan keterangan secara lengkap terkait hal tersebut. “iya benar,” kata Kolonel Inf Agus Prihanto.(*)
Iklan Layanan Masyarakat ini Dipersembahkan oleh PT. Media Jubi Papua




Discussion about this post