• Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
Jubi Papua
Teras ID
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Domberai

Kabupaten Teluk Wondama Fokus pada Pariwisata Situs Rohani

June 16, 2025
in Domberai, Tanah Papua
Reading Time: 3 mins read
0
Penulis: Dominggus A Mampioper - Editor: Alberth Yomo
Kabupaten Teluk Wondama

Situs Peradaban Aitumeri di depan Kantor Pariwisata Kabupaten Teluk Wondama di Wasior – Jubi/www.wondamakab.go.id

0
SHARES
39
VIEWS
FacebookTwitterWhatsAppTelegramThreads

Jayapura, Jubi – Wakil Bupati Kabupaten Teluk Wondama, Papua Barat, Anthonius Alex Marani mengatakan bahwa wilayah Kabupaten Teluk Wondama akan lebih fokus pada wisata situs rohani, meskipun potensi alam dan laut di Teluk Wondama juga memiliki peluang untuk dikembangkan.

“Saya melihat potensi wisata yang akan dikembangkan lebih fokus pada wisata situs-situs rohani,” kata Marani di Wasior kepada tim jurnalis Jubi.id, belum lama ini.

Ia menambahkan, pengembangan situs-situs rohani di Teluk Wondama meliputi Situs Batu Peradaban Aitumeri di Miei, Wasior. “Situs ini merupakan situs bersejarah bagi umat Kristen di Tanah Papua, di mana Pdt. I.S. Kijne pernah tinggal dan berkarya di sini, di Miei,” ujarnya.

Disebutkan pula, ada gereja tua di Kampung Yende, Distrik Roon, yang menjadi daya tarik wisata religi. “Di Roon juga ada Alkitab tua yang berusia sekitar 200 tahun dan disimpan di sana,” tambahnya.

*****************

Jubi.id adalah media yang berbasis di Tanah Papua. Media ini didirikan dengan sumberdana masyarakat melalui donasi dan crowd funding. Dukung kami melalui donasi anda agar kami bisa tetap melayani kepentingan publik.

CLICK HERE!

*****************

Ia menyebutkan, Alkitab tua terbitan tahun 1884 itu ditulis dalam bahasa Indonesia dan tersimpan di Gereja Isna Jedi, yang dibangun pada abad ke-18 oleh misionaris Godlief Lodwyk Bink (atau dikenal dengan G.L. Bink).

Sementara itu, salah seorang warga Miei, C. Ramar, mengatakan bahwa di Miei juga terdapat rumah tua bekas kediaman Pdt. Isack Samuel Kijne. “Mulai dari rumah tua, asrama, hingga bangunan lain yang terkait dengan Pdt. I.S. Kijne yang berperan besar dalam pendidikan dan penyebaran agama Kristen di Tanah Papua,” katanya.

Selama ini, Pulau Mansinam dikenal sebagai salah satu situs religi di Tanah Papua, karena setiap 5 Februari (tanggal 5 Februari 1855), warga merayakan peringatannya di sana. Namun, menurut Ramar, setelah di Mansinam, pada 25 Oktober 1925, sebanyak 24 murid angkatan pertama masuk sebagai murid dan mulai bersekolah di Miei.

BERITATERKAIT

DAP Wondama serahkan SK Plt Ketua KAPP, berharap jadi tuan di negeri sendiri

Tambang emas berizin, namun tak berikan kontribusi bagi di Wondama

Ketika Suling Bambu Wondama Menyatu dalam Pujian di Lapangan Aitumeri

Alkitab Tua dari Kampung Syabes Pulau Roon Dipamerkan di Aitumeri Miei

“Sebanyak 24 murid, termasuk tete dorang dari Mansinam, pindah ke Miei,” kata Deni Yomaki, Direktur Yayasan Lingkungan Hidup (YALI) Papua, seraya menambahkan bahwa umumnya mereka yang belajar waktu itu di Mansinam adalah para budak yang ditangkap, termasuk Petrus Kafiar, guru pertama orang Papua yang pernah belajar di Depok.

PSA Jubi PSA Jubi PSA Jubi

Mengutip buku Ajaib di Mata Kita karya Dr. F.C. Kamma, pada awal tahun 1923, Pdt. I.S. Kijne bersama F. Slumpt dan Yohanes Eygendaal berangkat dari Rotterdam menuju Pulau Mansinam, Teluk Doreri, Manokwari. Perjalanan dengan kapal api dari Belanda ke Batavia dan Ternate memakan waktu berbulan-bulan, hingga mereka tiba di Pulau Mansinam.

Pulau Mansinam sendiri pertama kali dibuka oleh dua penginjil Zendeling asal Jerman, Ottow dan Geissler, pada 5 Februari 1855. Selanjutnya, pada 4 Mei 1866, Injil diberitakan pula di Rasiei, Wasior, Teluk Wondama, yang kemudian dilanjutkan dengan pendidikan berpola asrama di Miei.

Sekolah asrama dipindahkan dari Pulau Mansinam ke Bukit Aitumeri di Miei karena daerah Miei kaya akan sumber makanan, terutama sagu, dan letaknya dekat laut yang menyediakan ikan melimpah. Di sekitarnya juga terdapat sungai untuk memenuhi kebutuhan air minum, mandi, dan mencuci.

Hal inilah yang menyebabkan sekolah berasrama dipindahkan dari Mansinam ke Bukit Aitumeri di daerah Miei, Teluk Wondama, pada 25 Oktober 1925. Nama sekolah itu adalah Opleidingsschool voor Volksonderwijzers (Sekolah Pelatihan bagi Pendidik-pendidik Rakyat) atau Sekolah Guru.

Guru I.S. Kijne dibantu oleh Gosal, seorang guru dari Manado (untuk kelas-kelas lanjutan), dan Joh. Ariks dari Mansinam. Pada tahun 1933, sekolah itu diperluas untuk juga mendidik penginjil-penginjil, di mana J. Bijkerk bekerja sebagai guru selama bertahun-tahun. I.S. Kijne melakukan perjalanan awal ke Miei dan beberapa kampung di Teluk Wondama pada Januari 1925.

Pdt. I.S. Kijne akhirnya memutuskan untuk memilih Bukit Aitumeri sebagai lokasi pembangunan sekolah yang diidamkannya.

Dari tahun 1925 hingga 1941, sekitar 250 siswa telah belajar di sekolah tersebut. Bertahun-tahun kemudian, para lulusan bekerja di berbagai bidang seperti pendidikan, gereja, dan pemerintahan. Di sekolah guru di Miei, untuk pertama kalinya anak-anak Papua belajar bermain sepak bola, yang kemudian disebarluaskan oleh para guru alumni ke seluruh Tanah Papua.

Tak heran, untuk menyambut 100 tahun peradaban di Tanah Papua—yang ditandai dengan pendidikan anak-anak Papua pertama kali di Miei untuk belajar membaca, menulis, dan berhitung—salah satu mantan murid I.S. Kijne, almarhum guru T. Wospakrik, mengenang bahwa di Miei, Teluk Wondama, banyak makan sagu dan ikan, serta memiliki pemandangan matahari terbenam yang indah.

“Buku-buku karya Pdt. I.S. Kijne juga lahir dari Bukit Inspirasi Aitumeri, Miei, yang melahirkan lagu-lagu di Nyanyian Rohani dan juga buku Nyanyian Suara Gembira, di mana anak-anak menyanyikan ‘Sagu’ dalam syair lagu di buku Suara Gembira,” kenang Wospakrik, yang namanya ditulis dalam buku Pdt. I.S. Kijne berjudul Tom dan Regi dalam Kota Emas. (*)

Iklan Layanan Masyarakat ini Dipersembahkan oleh PT. Media Jubi Papua

Continue Reading
Tags: Kabupaten Teluk WondamaPariwisata Situs Rohani
ShareTweetSendShareShare

Related Posts

Pertemuan P2MPKS dengan Pemkab Sorong, Rabu (8/4/2026) - Jubi/P2MPKS

P2MPKS desak transparansi bantuan modal usaha mikro senilai Rp10 Miliar

April 10, 2026
pedagang

Transportasi, lapak dan modal usaha jadi masalah pedagang asli Papua

April 9, 2026
terduga

Viralkan terduga di medsos bisa terjerat UU ITE

April 8, 2026

Polda Papua Barat tangkap pegawai honorer pencuri patung burung kasuari

April 8, 2026

Hujan deras disertai petir, air keluar dari tembok Pasar Baru Sanggeng Manokwari

April 7, 2026

59 tahun Freeport, massa tuntut tutup PTFI dan tolak PSN di Sorong

April 7, 2026

Discussion about this post

PT. Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

Networks

  • Post Courier
  • Vanuatu Daily Post
  • Solomon Star News
  • The Fiji Times
  • Radio New Zealand
  • Radio Djiido
  • 3CR Community Radio
  • Cook Islands News
  • Pacific News Service
  • Bouganville News
  • Marianas Variety

AlamatRedaksi

Jl. SPG Taruna Waena No 15 B, Waena, Jayapura, Papua
NPWP : 53.520.263.4-952.000
Telp : 0967-574209
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi

© 2025 Jubi – Berita Papua Jujur Bicara

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara