KM Dobonsolo perkuat armada Pelni layani masyarakat Manokwari

Dobonsolo
KM Tidar milik PT Pelni saat bersandar di pelabuhan Jayapura. - Jubi/Jean Bisay

Manokwari, Jubi – PT Pelayaran Nasional Indonesia atau Pelni menambah satu armada kapal motor (KM) Dobonsolo untuk melayani kebutuhan transportasi laut jelang Natal dan tahun baru bagi masyarakat di Kabupaten Manokwari, Provinsi Papua Barat.

General Manager Pelni Cabang Manokwari, Muhammad Jabir mengatakan satu armada tambahan itu ialah KM Dobonsolo yang akan melayani kebutuhan transportasi masyarakat bersama enam kapal lainnya yakni KM Tidar, KM Sirimau, KM Ciremai, KM Sinabung, KM Labobar dan KM Gunung Dempo.

“KM Dobonsolo jadi armada tambahan dan jadwalnya pada Desember ini tiba di Manokwari pada tanggal 19 dan akan menuju Serui dan Jayapura dan balik lagi ke Manokwari tanggal 23 ke Sorong, Ambon, Bau-bau, Surabaya dan Jakarta. Rute untuk bulan Januari masih tunggu kepastian,” ujar Jabir di Manokwari, Selasa (6/12/2022) lalu. .

Selain tujuh kapal penumpang tersebut, dia menyebutkan ada tiga kapal perintis yang berbasis di Manokwari yang siap melayani pelayaran masyarakat yakni Sabuk Nusantara 112, Sabuk Nusantara 98 dan Sabuk Nusantara 96.

Arus transportasi laut yang sering dituju masyarakat banyak menuju ke Sorong, Bau-bau, Bitung dan Makassar.

Pelni memperkirakan jumlah penumpang kapal dari Manokwari bisa melebihi 1.000 orang yang terbagi ke masing-masing daerah tujuan. Jumlah itu sesuai dengan arsip Pelni Cabang Manokwari.

“Sampai saat ini saya belum lihat kenaikan yang signifikan,” ungkap Jabir.

Dia memastikan tidak akan ada perbaikan kepada tujuh kapal jelang Natal dan tahun baru sehingga ke tujuh kapal yang disiapkan tetap beroperasi tanpa jeda.

“Itu sebagai persiapan kami dalam melayani kebutuhan transportasi laut oleh masyarakat khususnya di Papua Barat. Mau ke Jayapura, ke daerah lain di timur Indonesia dan ke arah barat, semua sudah siap,” jelas Jabir.

Kata dia, syarat penumpang masih berlaku sama yakni masyarakat yang telah divaksinasi penguat (booster). Sedangkan masyarakat yang tidak ikut vaksin, harus membawa surat keterangan dokter yang mencantumkan alasan tidak dapat divaksin.

Pihaknya juga mengingatkan calon penumpang kapal yang belum vaksin penguat untuk ikut vaksin melalui pusat vaksin yang disiapkan seperti di pusat perbelanjaan.

“Tapi kalau mendesak sekali, kami juga siapkan fasilitas swab antigen karena mengantisipasi hal-hal yang berkaitan dengan protokol kesehatan,” kata Jabir.

Harga tiket juga disebutnya masih normal karena selama sepuluh tahun terakhir tidak ada perubahan harga. Dia mencontohkan tarif tiket terendah pada KM Sinabung dari Manokwari menuju Biak tercatat hanya Rp95,500 dan harga tertinggi dari Manokwari menuju Jakarta yakni Rp674,500. (*)

Comments Box

Dapatkan update berita terbaru setiap hari dari News Room Jubi. Mari bergabung di Grup Telegram “News Room Jubi” dengan cara klik link https://t.me/jubipapua , lalu join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
banner 400x130
banner 728x250