Jayapura, Jubi – Kapal Penjaga Pantai Amerika Serikat Harriet Lane diharapkan berpatroli di perairan Fiji bersama petugas penegak hukum di Fiji sebagai bagian dari upaya untuk mendeteksi dan mencegah perdagangan narkoba dan aktivitas maritim ilegal lainnya di perairan negara ini.
Patroli akan dilakukan berdasarkan perjanjian penegakan hukum maritim antara Fiji dan Amerika Serikat, dengan petugas Fiji bergabung dengan kapal selama operasinya, seperti yang dikutip Jubi dari laman, www.fijitimes.com.fj. Senin (22/6/2026).
Menanggapi pertanyaan dari surat kabar ini, Kapten Penjaga Pantai AS Jennifer Conklin mengatakan bahwa organisasi kriminal transnasional terus menimbulkan ancaman terhadap stabilitas regional dan menggunakan Pasifik sebagai jalur untuk narkotika illegal.
Ia mengatakan bahwa Penjaga Pantai AS bekerja sama dengan berbagai mitra, termasuk Fiji, melalui patroli Operasi Blue Pacific yang kolaboratif dan inisiatif berbagi informasi untuk mengganggu jaringan kriminal.
Kapten Conklin mengatakan bahwa Penjaga Pantai juga fokus pada penanganan dampak yang lebih luas terkait dengan perdagangan narkoba.
“Bukan hanya obat-obatan itu sendiri, tetapi juga efek destabilisasi yang terus berlanjut akibat aktivitas-aktivitas tersebut,” katanya.
Ia membenarkan bahwa USCGC Harriet Lane saat ini sedang dalam perjalanan menuju Fiji dan bahwa kapal tersebut diharapkan akan melakukan operasi berdasarkan perjanjian penegakan hukum maritim.
Kapten Conklin mengatakan beberapa petugas maritim Fiji akan naik ke kapal tersebut, termasuk personel dari Angkatan Laut Republik Fiji, Kepolisian Fiji, dan otoritas perikanan.
“Tujuan dari operasi tersebut adalah untuk mencegah segala jenis aktivitas maritim ilegal, dengan menegakkan hukum di negara mereka sendiri.”
“Dan dengan begitu kita dapat fokus pada perikanan, tetapi kita juga dapat fokus pada pemberantasan narkotika atau aktivitas ilegal lainnya dan juga memperluas kesadaran domain maritim kita di seluruh wilayah.”
Kapten Conklin menjelaskan Operasi Blue Pacific adalah upaya menyeluruh Penjaga Pantai di wilayah tersebut untuk menyatukan kemampuan unik dan otoritas maritim mereka guna meningkatkan keselamatan, keamanan, dan ketahanan di seluruh Kepulauan Pasifik dan Oseania.
“Jelas, dengan jalur maritim dan kemampuan kami serta fokus kami pada tata kelola maritim, kami bekerja sama dengan baik dengan mitra Kepulauan Pasifik, baik itu di bidang penegakan hukum, pencarian dan penyelamatan, maupun keamanan pelabuhan,” katanya.
“Kami mengenal semua pelabuhan kami, hampir semua komoditas kami melewati pelabuhan laut kami. Jadi, memiliki pelabuhan laut yang aman, terjamin, dan dapat diandalkan sangat penting.”
Kedutaan Besar AS dijadwalkan untuk mengadakan tur media di atas kapal USCGC Harriet Lane hari ini.(*)




Discussion about this post