• Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
Jubi Papua
Teras ID
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Pasifik

Kelompok advokasi PNG menolak janji hutan PM James Marape sebagai’ isyarat kosong’

July 10, 2025
in Pasifik
Reading Time: 2 mins read
0
Penulis: Dominggus A Mampioper - Editor: Alberth Yomo
PNG

Hutan hujan tropis PNG merupakan bagian dari kawasan hutan terbesar ketiga di dunia setelah Amazon dan Kongo. – Jubi/RNZ Pasifik/Foto: Asosiasi Industri Kehutanan Papua Nugini

0
SHARES
116
VIEWS
FacebookTwitterWhatsAppTelegramThreads

Jayapura, Jubi – Sebuah kelompok advokasi masyarakat di Papua Nugini mengatakan janji Perdana Menteri James Marape untuk menghentikan penerbitan izin kehutanan baru tidak akan menghentikan penebangan liar yang merusak hutan tersisa di negara itu. Hal itu telah ditolak oleh advokasi PNG sebagai isyarat kosong.

Marape dilaporkan mengatakan kepada Dana Iklim Hijau di Port Moresby bahwa tidak ada izin kehutanan baru yang akan dikeluarkan setelah 16 September 2025, peringatan 50 tahun PNG. Demikian dikutip jubi.id dari laman internet RNZ Pasifik, Kamis (10/7/2025).

Ia memohon kepada masyarakat internasional untuk bertindak cepat dan tegas guna melestarikan lautan dan hutan dunia, seraya menyebut keduanya sebagai paru-paru dan sumber kehidupan tanaman kita.

Namun manajer kampanye ACT NOW, Eddie Tanago, menyebut ini sebagai isyarat kosong karena izin yang ada saat ini akan memungkinkan penebangan hutan selama bertahun-tahun mendatang, terutama karena pemerintah gagal menegakkan aturannya sendiri.

*****************

Jubi.id adalah media yang berbasis di Tanah Papua. Media ini didirikan dengan sumberdana masyarakat melalui donasi dan crowd funding. Dukung kami melalui donasi anda agar kami bisa tetap melayani kepentingan publik.

CLICK HERE!

*****************

“Menghentikan izin baru tidak akan menghentikan penebangan liar yang merusak hutan kita dan tidak akan menghentikan pelanggaran hak asasi manusia oleh perusahaan penebangan asing serta penggelapan pajak dan pencucian uang mereka,” ujarnya.

Tanago mengatakan lisensi yang sudah berlaku akan tetap berlaku selama beberapa dekade dan janji perdana menteri tidak akan menghentikan perpanjangan lisensi ini di masa mendatang.

Ia mengatakan setidaknya sepertiga dari ekspor kayu gelondongan saat ini masih berasal dari daerah-daerah yang telah diberi izin penebangan pada era kolonial, 50 tahun atau lebih yang lalu.

BERITATERKAIT

PNG luncurkan pembangkit listrik tenaga gas untuk peningkatkan kesejahteraan Komunitas Hela

Bougainville Merdeka 2027 dan Mengapa PNG Sulit Melepaskan Wilayah Otonomi Ini?

Militer dan Kepolisian PNG Tidak Akan Pernah Lagi Memasuki Wilayah Otonomi Bougainville

Sawong dalam Kondisi Koma setelah Pemisahan Darurat Bayi Kembar Siam PNG

Menurut UU NOT, ini adalah izin yang telah diperbarui berulang kali tanpa persetujuan dari generasi pemilik sumber daya saat ini.

PSA Jubi PSA Jubi PSA Jubi

Tanago juga menunjukkan banyak bukti yang menunjukkan perusahaan penebangan kayu secara rutin beroperasi di luar batas izin penebangan mereka, tetapi pihak berwenang tidak pernah mengambil tindakan untuk menghentikan mereka.

Ia mengatakan Dewan Kehutanan Nasional memberlakukan moratorium penerbitan lisensi Otoritas Pembukaan Hutan (FCA) baru lebih dari dua tahun lalu, tetapi sepertiga ekspor kayu gelondongan masih berasal dari wilayah FCA ini.

Padahal ada bukti yang dipublikasikan bahwa lisensi FCA diperoleh dengan kedok proyek pertanian palsu dan penebangan hutan tersebut ilegal.

ACT NOW mengatakan Otoritas Kehutanan PNG terbukti sama sekali tidak mampu atau tidak mau menegakkan undang-undang kehutanan Papua Nugini dan akibatnya penebangan liar serta kejahatan kehutanan terkait tetap tidak tertantang.

Tanago mengatakan jika Marape serius dalam melestarikan hutan negara, “maka ia harus memerintahkan penyelidikan publik menyeluruh atas skandal penebangan FCA dan memerintahkan penangguhan semua ekspor kayu hingga legalitas masing-masing lisensi telah diverifikasi secara independen.” (*)

Iklan Layanan Masyarakat ini Dipersembahkan oleh PT. Media Jubi Papua

Tags: Kelompok AdvokasiPM James MarapePNG
ShareTweetSendShareShare

Related Posts

LNG

JGC–Hyundai menang proyek LNG raksasa di Papua Nugini

April 4, 2026
beasiswa

ULMWP sebut beasiswa RI propaganda, Kedutaan RI bantah

April 4, 2026

UU Reformasi konstitusi Kaledonia Baru ditolak Majelis Nasional Prancis

April 4, 2026

Kepulauan Solomon dan Inggris buat MoU Tata Kelola Hutan

April 2, 2026

Layanan token listrik Papua Nugini pulih

April 2, 2026

Bagaimana negara kepulauan Pasifik menangani krisis BBM

April 2, 2026

Discussion about this post

  • Latest
  • Trending
  • Comments
paskah

Sambut Paskah 2026,Jemaat GPKAI Elim Wosi gelar jalan salib hingga pawai obor

April 5, 2026
Gubernur Papua

Gubernur Fakhiri sebut banyak aset Pemprov Papua tercecer dan belum tercatat

April 4, 2026
venue

Evaluasi listrik venue PON Papua, PLN dan Pemprov akan lakukan survei kebutuhan daya

April 4, 2026
Mahasiswa

IPMAPAPARA dan mahasiswa Kawanua nyatakan sikap terhadap peristiwa Dogiyai

April 4, 2026
LNG

JGC–Hyundai menang proyek LNG raksasa di Papua Nugini

April 4, 2026
beasiswa

ULMWP sebut beasiswa RI propaganda, Kedutaan RI bantah

April 4, 2026
Kaledonia Baru

UU Reformasi konstitusi Kaledonia Baru ditolak Majelis Nasional Prancis

April 4, 2026
LNG

JGC–Hyundai menang proyek LNG raksasa di Papua Nugini

April 4, 2026
persipura

Kejar-kejaran tiket promosi ke Super League, bagaimana peluang Persipura?

April 2, 2026
Gubernur Papua

Gubernur Fakhiri sebut banyak aset Pemprov Papua tercecer dan belum tercatat

April 4, 2026
beasiswa

Beasiswa LPDP-Australia Awards dibuka

April 2, 2026
ekskavator

Aktivis pertanyakan kedatangan puluhan ekskavator di wilayah adat Imekko

April 1, 2026
venue

Evaluasi listrik venue PON Papua, PLN dan Pemprov akan lakukan survei kebutuhan daya

April 4, 2026
beasiswa

ULMWP sebut beasiswa RI propaganda, Kedutaan RI bantah

April 4, 2026
paskah

Sambut Paskah 2026,Jemaat GPKAI Elim Wosi gelar jalan salib hingga pawai obor

0
Gubernur Papua

Gubernur Fakhiri sebut banyak aset Pemprov Papua tercecer dan belum tercatat

0
venue

Evaluasi listrik venue PON Papua, PLN dan Pemprov akan lakukan survei kebutuhan daya

0
Mahasiswa

IPMAPAPARA dan mahasiswa Kawanua nyatakan sikap terhadap peristiwa Dogiyai

0
LNG

JGC–Hyundai menang proyek LNG raksasa di Papua Nugini

0
beasiswa

ULMWP sebut beasiswa RI propaganda, Kedutaan RI bantah

0
Kaledonia Baru

UU Reformasi konstitusi Kaledonia Baru ditolak Majelis Nasional Prancis

0

Trending

  • LNG

    JGC–Hyundai menang proyek LNG raksasa di Papua Nugini

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kejar-kejaran tiket promosi ke Super League, bagaimana peluang Persipura?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gubernur Fakhiri sebut banyak aset Pemprov Papua tercecer dan belum tercatat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Beasiswa LPDP-Australia Awards dibuka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Aktivis pertanyakan kedatangan puluhan ekskavator di wilayah adat Imekko

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

PT Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

PT. Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

Networks

  • Post Courier
  • Vanuatu Daily Post
  • Solomon Star News
  • The Fiji Times
  • Radio New Zealand
  • Radio Djiido
  • 3CR Community Radio
  • Cook Islands News
  • Pacific News Service
  • Bouganville News
  • Marianas Variety

AlamatRedaksi

Jl. SPG Taruna Waena No 15 B, Waena, Jayapura, Papua
NPWP : 53.520.263.4-952.000
Telp : 0967-574209
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi

© 2025 Jubi – Berita Papua Jujur Bicara

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara