Jayapura, Jubi – Lima dari tujuh tamu yang jatuh sakit akibat dugaan keracunan alkohol di sebuah resort bintang 5 di Pantai Karang Fiji, telah dipulangkan dari Rumah Sakit Lautoka.
Setidaknya dua dari empat warga Australia yang sakit juga sedang dalam perjalanan pulang. Demikian dikutip Jubi dari RNZ Pasifik, Selasa (17/12/2024).
Kelompok yang beranggotakan tujuh orang itu jatuh sakit parah, setelah minum pina colada di Warwick Fiji Resort.
Wakil Perdana Menteri (PM) Fiji dan Menteri Pariwisata Viliame Gavoka mengatakan kepada wartawan lokal di Suva, pada Senin (16/12/2024), bahwa itu adalah “insiden yang sangat terisolasi”.
*****************
Jubi.id adalah media yang berbasis di Tanah Papua. Media ini didirikan dengan sumberdana masyarakat melalui donasi dan crowd funding. Dukung kami melalui donasi anda agar kami bisa tetap melayani kepentingan publik.
*****************
Ia mengatakan fakta bahwa sebagian besar dari mereka yang terkena dampak telah dipulangkan “merupakan indikasi baik bahwa masalahnya tidak seserius yang kami perkirakan”.
“Pemerintah Fiji ingin meyakinkan pengunjung lokal dan internasional di Fiji bahwa ini adalah insiden yang sangat terisolasi,” katanya.
“Ribuan wisatawan saat ini mengunjungi Fiji, dan hampir satu juta wisatawan berkunjung setiap tahunnya, dan dengan selamat. Ini adalah satu-satunya kasus yang dilaporkan yang pernah kami alami dalam ingatan baru-baru ini, dan tentu saja tidak ada yang seperti ini yang pernah dialami tahun ini.”
“Meskipun kami memahami kekhawatiran tersebut, kami ingin menekankan bahwa pengalaman pariwisata di Fiji pada umumnya sangat aman, dan kami telah bertindak segera untuk mencoba dan menemukan penyebab dari apa yang membuat para tamu di resor ini jatuh sakit.”
Ia menambahkan bahwa pemerintah akan terus memberikan informasi kepada publik tentang investigasi tersebut.
Wartawan lokal Mereoni Mili mengatakan butuh waktu tiga hingga lima hari bagi laporan toksikologi, untuk kembali dan mengetahui apa yang terjadi.
Sementara itu, Kementerian Luar Negeri Selandia Baru telah meningkatkan level kewaspadaannya, menjadi dua dari empat bagi warga Kiwi yang bepergian ke Fiji. (*)
Iklan Layanan Masyarakat ini Dipersembahkan oleh PT. Media Jubi Papua

















Discussion about this post