Jayapura, Jubi- Tokoh di balik kudeta tahun 2000 di Fiji, George Speight dan kepala pemberontak, mantan prajurit Shane Stevens telah diberikan pengampunan Presiden.
Dalam sebuah pernyataan pada hari Kamis , Dinas Pemasyarakatan Fiji mengatakan pasangan tersebut termasuk di antara tujuh tahanan yang diberikan pengampunan oleh Presiden Ratu Wiliame Katonivere, setelah rekomendasi dari Komisi Belas Kasih.
“Pengampunan ini secara resmi diberikan pada 18 September 2024. Dengan demikian, para individu yang disebutkan di atas telah resmi dibebaskan dari tahanan pada hari ini, Kamis, 19 September 2024,” kata pernyataan tersebut yang dikutip jubi.id dari rnz.co.nz, Jumat (20/9/2024)
“Layanan Pemasyarakatan Fiji dan pemerintah tetap berkomitmen pada prinsip-prinsip keadilan, rehabilitasi, dan supremasi hukum, dan Komisi Belas Kasih memainkan peran penting dalam memastikan bahwa permohonan grasi dipertimbangkan secara cermat, dengan memperhatikan keadaan masing-masing kasus.”
*****************
Jubi.id adalah media yang berbasis di Tanah Papua. Media ini didirikan dengan sumberdana masyarakat melalui donasi dan crowd funding. Dukung kami melalui donasi anda agar kami bisa tetap melayani kepentingan publik.
*****************
Speight menjalani hukuman seumur hidup atas tuduhan pengkhianatan sementara Stevens menjalani hukuman seumur hidup atas tuduhan pemberontakan.
Juga dirilis adalah Sekina Vosavakatini, Nioni Tagici, James Sanjesh Goundar, Adi Livini Radininausori dan John Miller.
Speight mencari pengampunan
Pada bulan Juni 2023, Speight telah mengajukan permohonan pengampunan presiden berdasarkan klausul belas kasihan, yang meningkatkan kemungkinan pembebasannya dari penjara setelah menjalani lebih dari 20 tahun hukuman seumur hidup.
Kudeta Speight tahun 2000 merupakan satu-satunya kudeta sipil yang dilakukan kelompok bersenjata untuk menggulingkan pemerintah.
Pada tahun 2002, Perdana Menteri Sitiveni Rabuka – yang memulai budaya kudeta di Fiji – telah menyatakan pengampunan untuk Speight akan menjadi bencana dan dapat membuka jalan bagi lebih banyak kudeta.(*)
Iklan Layanan Masyarakat ini Dipersembahkan oleh PT. Media Jubi Papua


















Discussion about this post