Nabire, Jubi – Pemerintah Provinsi atau Pemprov Papua Tengah dibawah kepemimpinan Gubernur Meki Nawipa S.H dan Wakil Gubernur Deinas Geley, S.Sos,. M.Si telah memberikan bantuan pendidikan kepada sejumlah perguruan tinggi di wilayah pemerintahannya.
Bantuan pendidikan itu disalurkan Pemprov Papua Tengah pada akhir 2025, sebagai wujud program pendidikan gratis.
Bantuan pendidikan itu pun diapresiasi oleh Rektor Universitas Satya Wiyata Mandala atau USWIM Nabire, Dr. Petrus Tekege, S.H., M.H.
Ia mengatakan, bantuan ini adalah realisasi dari program Gubernur dan Wakil Gubernur Papua Tengah tentang Pendidikan Gratis.
*****************
Jubi.id adalah media yang berbasis di Tanah Papua. Media ini didirikan dengan sumberdana masyarakat melalui donasi dan crowd funding. Dukung kami melalui donasi anda agar kami bisa tetap melayani kepentingan publik.
*****************
Menurut Dr. Petrus Tekege, perguruan tinggi di Papua Tengah telah menerima bantuan pendidikan di rekening masing-masing, termasuk kampus Uswim Nabire.
Bantuan itu diberikan Pemprov Papua Tengah untuk meringankan beban biaya studi para mahasiswa. Pihak kampus pun telah menyampaikan kepada mahasiswanya bahwa bantuan itu dalam rangka peningkatan kualitas, sebagaimana program Pemprov Papua Tengah.
“Karena itu, bantuan ini diberikan kepada mahasiswa yang namanya telah tercatat dalam SK Kepala Dinas Pendidikan Provinsi [Papua Tengah]. Untuk mahasiswa USWIM itu sebanyak 1.967 orang,” kata Dr. Petrus Tekege di Dektorat USWIM Nabire, Papua Tengah, Rabu (28/1/2026).
Pihaknya pun bersyukur dan berterimakasih, karena semua mahasiswa yang diajukan oleh USWIM untuk mendapat bantuan beasiswa, tidak ada yang ditolak oleh pemprov.
“Setelah dikalkulasi, jumlah beban SPP yang ada di USWIM dengan bantuan pemerintah, ternyata pemerintah daerah provinsi membantu mahasiswa kami itu 70 persen, dan bagi kami sangat luar biasa. Dari total SPP di USWIM Rp3,9 juta per semester itu, di dalamnya sudah ada SPP,” ucapnya.
Petru Tekege menjelaskan, mahasiswa semester V mendapat bantuan Rp5,1 juta untuk biaya SPP, PKL atau PPL. Sedangkan bagi mahasiswa semester VII dibantu Rp5,9 juta termasuk untuk biaya SPP dan penyusunan tugas akhir.
Tekege mengatakan, pihak USWIM mulai menyalurkan bantuan dari Pemprov Papua Tengah itu kepada mahasiswanya, sejak dari 26 Januari 2026, hingga selesai sesuai jadwal yang sudah ditentukan.
“Penyaluran sudah direalisasikan untuk mahasiswa jurusan perikanan dan kelautan, jurusan pertanian dan peternakan. Disatu sisi mahasiswa terbantu, disisi lain beban kampus juga berkurang. Bantuan pemerintah ini bagi saya hebat, program ini dari gubernur dan wakil gubernur. Ya dengan begitu diharapkan supaya mahasiswa yang mendapatkan dukungan dari pemerintah provinsi ini benar-benar serius dalam kuliahnya,” ujarnya.
Katanya, dengan begitu harapan pemerintah daerah mewujudkan sumber daya manusia yang berkualitas bisa tercapai. USWIM juga mendukung Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Papua Tengah mewujudkan SDM yang berkualitas pada akhir masa jabatan mereka, 2030 nanti.
“Ya kita harapkan pemerintah daerah bisa memberikan bantuan kepada anak-anak Papua, teristimewa yang kuliah di sejumlah perguruan tinggi di Papua Tengah, agar pemerintah daerah bisa membantu per semester. Kami percaya, dengan rencana gubernur dan wakil gubernur untuk mau tingkatkan SDM, pasti akan dilaksanakan,” katanya Tekege. (*)
Untuk melihat lebih banyak content JUBI TV, click here!




Discussion about this post