Nabire, Jubi – Pemerintah Provinsi atau Pemprov Papua Tengah menggelar seminar dan workshop dalam rangka inisiasi pendirian universitas negeri di Papua Tengah.
Seminar dan workshop itu berlangsung di ball room, kantor gubernur Papua Tengah, di Bandara Lama, Distrik Nabire, Kabupaten Nabire, Rabu (30/7/2025).
Ketua Panitia, Dr. drg. Yohanes Tebai, MH.Kes mengatakan seminar dan workshop itu dilaksanakan selama dua hari Rabu dan kamis (30-31/7/2025).
Menurutnya, seminar dan workshop inisiasi pendirian universitas negeri di Provinsi Papua Tengah, merupakan upaya mewujudkan visi dan misi Gubernur dan Wakil Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, SH dan Deinas Geley, S.Sos,M.Si untuk menghadirkan pendidikan tinggi negeri di Papua Tengah.
*****************
Jubi.id adalah media yang berbasis di Tanah Papua. Media ini didirikan dengan sumberdana masyarakat melalui donasi dan crowd funding. Dukung kami melalui donasi anda agar kami bisa tetap melayani kepentingan publik.
*****************
“Berkenaan dengan tujuan mulia dari bapak gubernur dan bapak wakil gubernur, kami diakomodir untuk sementara melaksanakan seminar. Dalam kegiatan ini, kami rancang berupa seminar dan workshop, untuk mendengarkan materi-materi yang berkaitan pendidikan tinggi negeri dari orang-orang yang berkompetensi dibidangnya masing-masing,” kata Dr. drg. Yohanes Tebai, MH.Kes disela-sela seminar.
Yohanes Tebai mengatakan, pad hari kedua seminar, akan dibentuk 10 kelompok untuk merencanakan 10 dokumen. Mulai dari dokumen kelayakan, pilihan-pilihan nama universitas, dan pilihan tema pendirian universitas, dengan skema universitas swasta yang dinegerikan ataupun pendiriannya, sert pendirian program studi terjauh dari Universitas Cendrawasih atau Universitas Negeri Papua Manokwari.
“Dalam lokakarya tersebut akan terkumpul dokumen-dokumen yang nantinya akan digunakan sebagai rencana induk pembangunan universitas atau master plan daripada universitas negeri yang akan didirikan kelak,” ucapnya.
Katanya, dalam proses-proses itu tentu banyak dinamika dan masukkan-masukan kritis dari universitas tertua yang ada di Provinsi Papua Tengah, dan dari universitas dari Timika dengan beberapa sekolah tinggi swasta yang ada di Nabire maupun di wilayah Papua Tengah.
“Tentu kita menghadirkan, supaya dokumen-dokumen ataupun arah daripada perancangan model pembangunan ataupun rencana induk pembangunan master plan bisa kita hasilkan dengan tidak merugikan semua pihak atau menyinggung semua pihak, namun dihadirkan sesuai dengan hal-hal yang sudah dibicarakan bersama,” ucap Dr. drg. Yohanes Tebai.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Papua Tengah, Nurhaidah, S.E mengatakan gagasan pendirian universitas negeri di Papua Tengah, juga merupakan bagian dari visi besar gubernur dan wakil gubernur Papua Tengah, yang mau menempatkan pendidikan sebagai jalan utama menuju Papua Tengah yang kini sedang dirancang dan dikawal secara bertahap.
“Sebagiamana yang kita ketahui bahwa penyelenggaraan pendidikan gratis dan inklusif bagi anak-anak di Papua Tengah. Maka kehadiran universitas negeri menjadi wujud kesinambungan dari sisi itu, dan membuka akses pendidikan yang adil, merata dan kontekstual dengan budaya lokal kita,” kata Nurhaidah, S.E.
Ia mengapresiasi panitia serta berterimakasih kepada semua narasumber yang hadir memberikan gagasan-gagasan dan ide-ide yang dapat digunakan dalam pendirian universitas negeri di Papua Tengah.
Dalam seminar dan Workshop itu Dr.Suriel S. Mofu, S.Pd., M.Ed.,FEFL., M.Phil menyampaikan materi tentang “Peranaan Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah XIV Dalam Proses Pendirian Universitas Negeri Papua Tengah”.
Niko Kobepa, S.Pd., M.A menyampaikan materi tentang “Proyeksi Pengembangan Kurikulum Pembelajaran yang Inovatif dan Berkearifan Lokal di Universitas Negeri Papua Tengah”.
Dr.Deny lyai, S.Pt., M.Si tentang “Persiapan Pembukaan Perkebunan dan Pertanian dan peternakan serta Peluang dan tantangan”.
Prof. Dr. Dra. Dumilah Ayuningtyas, Apt., M.A.R.S. bawa materi tentang “Proses Persiapan Master Plan Pendirian Universitas Negeri Papua Tengah”.
Dan Prof. Dr. Ninuk Lustiyantie, M.Pd menyampaikan tentang “Proyeksi Pengembangan Kurikulum Pembelajaran Inovatif di FKIP.
Prof. Dr.drg. Soehardjo, MS, Sp.RKG (K) tentang “Proses Persiapan Pendirian Fakultas Kedokteran dan Kedokteran Gigi”. (*)
Iklan Layanan Masyarakat ini Dipersembahkan oleh PT. Media Jubi Papua



















Discussion about this post