• Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
Jubi Papua
Teras ID
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Dunia

Google pecat karyawan yang protes hubungan dengan Israel

Sebagai tanggapan atas pemecatan karyawan, No Tech For Apartheid mengutuk tindakan tersebut. Mereka menyebut itu sebagai tindakan pembalasan yang mencolok.

April 20, 2024
in Dunia
Reading Time: 2 mins read
0
Penulis: Antara - Editor: Aries Munandar
Israel

Ilustrasi layanan Google. - Pixabay.com

0
SHARES
39
VIEWS
FacebookTwitterWhatsAppTelegramThreads

Ankara, Jubi – Google dikabarkan memecat 28 pegawai mereka yang melakukan aksi pendudukan selama 10 jam di dua kantor raksasa teknologi itu di California dan New York, Amerika Serikat. Pernyataan tersebut dikonfirmasi kelompok aksi No Tech For Apartheid melalui media sosial X.

“Malam ini, Google tanpa pandang bulu memecat lebih dari dua lusin pekerja. [Pegawai yang dipecat itu] termasuk kami yang tidak berpartisipasi langsung dalam protes bersejarah yang berlangsung selama 10 jam di dua wilayah pesisir, kemarin.” Demikian unggahan akun No Tech For Apartheid, seperti dikutip Anadolu, Kamis (18/4/2024).

No Tech For Apartheid ialah kelompok pegawai yang memprotes hubungan bisnis Google dengan Israel. Mereka menuntut Google membatalkan kontrak proyek Nimbus senilai Rp19,4 tersebut.

Chris Rackow, Kepala Keamanan Global Google menekankan kebijakan nol toleransi perusahaan terhadap perilaku pengunjuk rasa. Memo itu telah dikirim kepada seluruh karyawan dan juga beredar di media sosial.

*****************

Jubi.id adalah media yang berbasis di Tanah Papua. Media ini didirikan dengan sumberdana masyarakat melalui donasi dan crowd funding. Dukung kami melalui donasi anda agar kami bisa tetap melayani kepentingan publik.

CLICK HERE!

*****************

“Perilaku seperti ini tidak mendapat tempat di tempat kerja kami. Kami tidak akan membiarkannya,” ujar Rackow.

Dia mengatakan pemecatan terhadap para karyawan itu berdasarkan hasil penyelidikan internal. Mereka diketahui terlibat dalam sebuah aksi pendudukan selama 10 jam di dua kantor Google di California dan New York pada Selasa lalu.

“Setelah adanya penyelidikan, hari ini kami memutuskan hubungan kerja dengan 28 karyawan yang diketahui terlibat [aksi protes]. Kami akan terus menyelidiki dan mengambil tindakan jika diperlukan,” kata Rackow.

BERITATERKAIT

Esther Ansaka somasi YPHP dan SPH karena di-PHK saat menuntut haknya

LBH Papua Pos Sorong: Buruh diliburkan tanpa alasan, ini sama saja PHK sepihak

Jurnalis Sasmito ajukan gugatan PHK sepihak VOA Indonesia ke Pengadilan Hubungan Industrial PN Jakarta Pusat

CNN Indonesia diadukan ke Sudinaker Jaksel, ini alasannya

Sebagai tanggapan atas pemecatan karyawan, No Tech For Apartheid mengutuk tindakan tersebut. Mereka menyebut itu sebagai tindakan pembalasan yang mencolok. “Ini adalah indikasi nyata Google lebih menghargai kontrak senilai USD1,2 miliar dengan pemerintah dan militer Israel yang melakukan genosida daripada pekerjanya sendiri.”

PSA Jubi PSA Jubi PSA Jubi

Pemecatan tersebut terjadi hanya beberapa jam setelah polisi menahan sembilan karyawan yang menggelar aksi di Sunnyvale, California, dan di New York. Tindakan Google telah memicu kontroversi di dalam maupun di luar perusahaan.

Sistem Nimbus dapat mengumpulkan semua sumber data yang disediakan oleh Israel dan militer mereka, termasuk basis data, dan sumber dayanya. Selain itu, mengumpulkan sumber observasi data langsung, seperti dari kamera jalanan, dan wahana nirawak atau drone.

Para kritikus berpendapat proyek Nimbus dapat membantu Israel melanjutkan sistem penindasan, dominasi, dan segregasi terhadap rakyat Palestina. Menurut mereka, itu mirip praktik apartheid. (*)

Iklan Layanan Masyarakat ini Dipersembahkan oleh PT. Media Jubi Papua

Tags: ApertheidGoogleNimbusPHK
ShareTweetSendShareShare

Related Posts

beasiswa

Beasiswa LPDP-Australia Awards dibuka

April 2, 2026
Australia

Ketua Komisi Produktivitas Australia berkunjung ke Indonesia

March 27, 2026

Menteri Pertahanan Australia berkunjung ke Indonesia

March 13, 2026

Kemitraan Indonesia-Australia dukung kepemimpinan perempuan sektor infrastruktur

March 13, 2026

Menlu Australia apresiasi Peter Ker dan Irene Sarwindaningrum

February 28, 2026

PM Australia berkunjung ke Indonesia bertemu Presiden RI

February 6, 2026

Discussion about this post

  • Latest
  • Trending
  • Comments
Gubernur Papua

Gubernur Fakhiri sebut banyak aset Pemprov Papua tercecer dan belum tercatat

April 4, 2026
venue

Evaluasi listrik venue PON Papua, PLN dan Pemprov akan lakukan survei kebutuhan daya

April 4, 2026
Mahasiswa

IPMAPAPARA dan mahasiswa Kawanua nyatakan sikap terhadap peristiwa Dogiyai

April 4, 2026
LNG

JGC–Hyundai menang proyek LNG raksasa di Papua Nugini

April 4, 2026
beasiswa

ULMWP sebut beasiswa RI propaganda, Kedutaan RI bantah

April 4, 2026
Kaledonia Baru

UU Reformasi konstitusi Kaledonia Baru ditolak Majelis Nasional Prancis

April 4, 2026
Tambrauw

Mediasi Komnas HAM–Bupati Tambrauw, 5 DPO penyerangan Bamusbama serahkan diri

April 4, 2026
persipura

Kejar-kejaran tiket promosi ke Super League, bagaimana peluang Persipura?

April 2, 2026
beasiswa

Beasiswa LPDP-Australia Awards dibuka

April 2, 2026
ekskavator

Aktivis pertanyakan kedatangan puluhan ekskavator di wilayah adat Imekko

April 1, 2026
Peristiwa Dogiyai

Amnesty Internasional, ULMWP dan mahasiswa nyatakan sikap terhadap peristiwa Dogiyai

April 3, 2026
LNG

JGC–Hyundai menang proyek LNG raksasa di Papua Nugini

April 4, 2026
gubernur

Ini penjelasan Gubernur Fakhiri terkait pemberhentian petugas kebersihan

March 31, 2026
Gubernur

Gubernur Papua Barat sebut pekan depan ASN bekerja dari rumah setiap Jumat

April 1, 2026
Gubernur Papua

Gubernur Fakhiri sebut banyak aset Pemprov Papua tercecer dan belum tercatat

0
venue

Evaluasi listrik venue PON Papua, PLN dan Pemprov akan lakukan survei kebutuhan daya

0
Mahasiswa

IPMAPAPARA dan mahasiswa Kawanua nyatakan sikap terhadap peristiwa Dogiyai

0
LNG

JGC–Hyundai menang proyek LNG raksasa di Papua Nugini

0
beasiswa

ULMWP sebut beasiswa RI propaganda, Kedutaan RI bantah

0
Kaledonia Baru

UU Reformasi konstitusi Kaledonia Baru ditolak Majelis Nasional Prancis

0
Tambrauw

Mediasi Komnas HAM–Bupati Tambrauw, 5 DPO penyerangan Bamusbama serahkan diri

0

Trending

  • persipura

    Kejar-kejaran tiket promosi ke Super League, bagaimana peluang Persipura?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Beasiswa LPDP-Australia Awards dibuka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Aktivis pertanyakan kedatangan puluhan ekskavator di wilayah adat Imekko

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Amnesty Internasional, ULMWP dan mahasiswa nyatakan sikap terhadap peristiwa Dogiyai

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • JGC–Hyundai menang proyek LNG raksasa di Papua Nugini

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

PT Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

PT. Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

Networks

  • Post Courier
  • Vanuatu Daily Post
  • Solomon Star News
  • The Fiji Times
  • Radio New Zealand
  • Radio Djiido
  • 3CR Community Radio
  • Cook Islands News
  • Pacific News Service
  • Bouganville News
  • Marianas Variety

AlamatRedaksi

Jl. SPG Taruna Waena No 15 B, Waena, Jayapura, Papua
NPWP : 53.520.263.4-952.000
Telp : 0967-574209
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi

© 2025 Jubi – Berita Papua Jujur Bicara

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara