• Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
Jubi Papua
Teras ID
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Dunia

Dalam tahanan polisi, pimpinan mahasiswa serukan akhiri protes di Bangladesh

Enam koordinator Gerakan Mahasiswa Antidiskriminasi Bangladesh, yang saat ini ditahan oleh Cabang Detektif (DB) Kepolisian Metropolitan Dhaka, mengumumkan penarikan gerakan mereka.

July 29, 2024
in Dunia
Reading Time: 2 mins read
0
Penulis: Antara - Editor: Zely Ariane
pimpinan mahasiswa

Protes mahasiswa di Bangladesh - Foto oleh Tanvir Khondokar on Unsplash

0
SHARES
291
VIEWS
FacebookTwitterWhatsAppTelegramThreads

Dhaka, Jubi – Para pemimpin mahasiswa di Bangladesh, Minggu (28/7/2024), mengumumkan akan mengakhiri gerakan protes mereka untuk reformasi sistem kuota dalam pekerjaan pemerintah setelah terjadi kekerasan berhari-hari yang menewaskan lebih dari 200 orang.

Pengumuman tersebut disampaikan dalam sebuah pesan video yang direkam oleh polisi dan dikirimkan ke media pada Minggu malam.

Enam koordinator Gerakan Mahasiswa Antidiskriminasi Bangladesh, yang saat ini ditahan oleh Cabang Detektif (DB) Kepolisian Metropolitan Dhaka, mengumumkan penarikan gerakan mereka.

Perkembangan tersebut menyusul protes keras selama berminggu-minggu yang dipimpin oleh mahasiswa yang menuntut reformasi sistem kuota ketenagakerjaan, yang mengakibatkan lebih dari 200 kematian dan tanggapan keras dari pemerintahan Perdana Menteri Sheikh Hasina.

*****************

Jubi.id adalah media yang berbasis di Tanah Papua. Media ini didirikan dengan sumberdana masyarakat melalui donasi dan crowd funding. Dukung kami melalui donasi anda agar kami bisa tetap melayani kepentingan publik.

CLICK HERE!

*****************

Tujuh koordinator mahasiswa ditahan oleh DB dan dilaporkan mengalami penyiksaan.

Dalam pesan video tersebut, Naheed Islam, salah satu koordinator, membacakan pernyataan tertulis yang menyatakan bahwa tuntutan utama mereka untuk reformasi logis sistem kuota telah dipenuhi.

Dia mendesak pemerintah untuk membuka kembali lembaga pendidikan dan memastikan lingkungan belajar yang layak, sambil mengumumkan penarikan segera semua kegiatan gerakan.

BERITATERKAIT

Menlu Bangladesh komunikasi dengan diplomat asing soal protes

Protes reformasi pekerjaan publik, kerusuhan Bangladesh tewaskan 187 orang

Pulau di Bangladesh alami krisis pangan akibat penembakan dari Myanmar

PBB tinjau kondisi HAM dan pengungsi Rohingya di Bangladesh

Menyebut pernyataan dari enam koordinator yang ditahan DB sebagai “pernyataan paksa”, koordinator lain yang masih bersembunyi dan melanjutkan gerakan tersebut mengatakan mereka tidak akan gentar menghadapi intimidasi pemerintah.

PSA Jubi PSA Jubi PSA Jubi

“Pernyataan yang diambil paksa dari koordinator kami tidak dapat diterima,” tulis koordinator utama gerakan lainnya, Abdul Quader, di Facebook-nya.

“Seluruh negeri tahu bahwa itu tidak dapat diterima. Kami akan melanjutkan gerakan kami hingga tuntutan kami dipenuhi,” kata Abdul Quader.

Mussadiq Ali Ibne Mohammad, koordinator gerakan lainnya, menulis di akun media sosialnya bahwa “unjuk rasa akan berlanjut pada Senin.”

Dalam jumpa pers, Minggu (28/7), Menteri Dalam Negeri Bangladesh Asaduzzaman Khan mengklarifikasi bahwa koordinator Gerakan Mahasiswa Antidiskriminasi yang saat ini ditahan DB belum ditangkap.

Dia meyakinkan bahwa mereka akan dibebaskan jika polisi memutuskan bahwa mereka tidak lagi menjadi ancaman.

Tepat sebelum pesan video dari enam koordinator tersebut, Harun Or Rashid, komisaris tambahan Kepolisian Metropolitan Dhaka, mengunggah pernyataan di Facebook, yang menjelaskan: “Para koordinator Gerakan Mahasiswa Antidiskriminasi merasa tidak aman.”

“Untuk mengatasi hal ini, kami membawa mereka ke kantor DB untuk memahami kekhawatiran mereka. Setelah membahas masalah dan menjelaskan rencana kami untuk memastikan keselamatan mahasiswa, ketakutan mereka pun berkurang,” jelasnya.

Unggahan tersebut juga menampilkan lima foto Harun Or Rashid, kepala DB, yang sedang makan malam bersama enam koordinator yang ditahan.

Mahasiswa melancarkan protes pada awal Juli, menuntut reformasi sistem kuota negara untuk pekerjaan pemerintah. (*)

Iklan Layanan Masyarakat ini Dipersembahkan oleh PT. Media Jubi Papua

Tags: BangladeshGerakan Mahasiswa Antidiskriminasi BangladeshPimpinan Mahasiswa
ShareTweetSendShareShare

Related Posts

beasiswa

Beasiswa LPDP-Australia Awards dibuka

April 2, 2026
Australia

Ketua Komisi Produktivitas Australia berkunjung ke Indonesia

March 27, 2026

Menteri Pertahanan Australia berkunjung ke Indonesia

March 13, 2026

Kemitraan Indonesia-Australia dukung kepemimpinan perempuan sektor infrastruktur

March 13, 2026

Menlu Australia apresiasi Peter Ker dan Irene Sarwindaningrum

February 28, 2026

PM Australia berkunjung ke Indonesia bertemu Presiden RI

February 6, 2026

Discussion about this post

  • Latest
  • Trending
  • Comments
paskah

Sambut Paskah 2026,Jemaat GPKAI Elim Wosi gelar jalan salib hingga pawai obor

April 5, 2026
Gubernur Papua

Gubernur Fakhiri sebut banyak aset Pemprov Papua tercecer dan belum tercatat

April 4, 2026
venue

Evaluasi listrik venue PON Papua, PLN dan Pemprov akan lakukan survei kebutuhan daya

April 4, 2026
Mahasiswa

IPMAPAPARA dan mahasiswa Kawanua nyatakan sikap terhadap peristiwa Dogiyai

April 4, 2026
LNG

JGC–Hyundai menang proyek LNG raksasa di Papua Nugini

April 4, 2026
beasiswa

ULMWP sebut beasiswa RI propaganda, Kedutaan RI bantah

April 4, 2026
Kaledonia Baru

UU Reformasi konstitusi Kaledonia Baru ditolak Majelis Nasional Prancis

April 4, 2026
LNG

JGC–Hyundai menang proyek LNG raksasa di Papua Nugini

April 4, 2026
persipura

Kejar-kejaran tiket promosi ke Super League, bagaimana peluang Persipura?

April 2, 2026
Gubernur Papua

Gubernur Fakhiri sebut banyak aset Pemprov Papua tercecer dan belum tercatat

April 4, 2026
beasiswa

Beasiswa LPDP-Australia Awards dibuka

April 2, 2026
ekskavator

Aktivis pertanyakan kedatangan puluhan ekskavator di wilayah adat Imekko

April 1, 2026
venue

Evaluasi listrik venue PON Papua, PLN dan Pemprov akan lakukan survei kebutuhan daya

April 4, 2026
beasiswa

ULMWP sebut beasiswa RI propaganda, Kedutaan RI bantah

April 4, 2026
paskah

Sambut Paskah 2026,Jemaat GPKAI Elim Wosi gelar jalan salib hingga pawai obor

0
Gubernur Papua

Gubernur Fakhiri sebut banyak aset Pemprov Papua tercecer dan belum tercatat

0
venue

Evaluasi listrik venue PON Papua, PLN dan Pemprov akan lakukan survei kebutuhan daya

0
Mahasiswa

IPMAPAPARA dan mahasiswa Kawanua nyatakan sikap terhadap peristiwa Dogiyai

0
LNG

JGC–Hyundai menang proyek LNG raksasa di Papua Nugini

0
beasiswa

ULMWP sebut beasiswa RI propaganda, Kedutaan RI bantah

0
Kaledonia Baru

UU Reformasi konstitusi Kaledonia Baru ditolak Majelis Nasional Prancis

0

Trending

  • LNG

    JGC–Hyundai menang proyek LNG raksasa di Papua Nugini

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kejar-kejaran tiket promosi ke Super League, bagaimana peluang Persipura?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gubernur Fakhiri sebut banyak aset Pemprov Papua tercecer dan belum tercatat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Beasiswa LPDP-Australia Awards dibuka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Aktivis pertanyakan kedatangan puluhan ekskavator di wilayah adat Imekko

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

PT Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

PT. Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

Networks

  • Post Courier
  • Vanuatu Daily Post
  • Solomon Star News
  • The Fiji Times
  • Radio New Zealand
  • Radio Djiido
  • 3CR Community Radio
  • Cook Islands News
  • Pacific News Service
  • Bouganville News
  • Marianas Variety

AlamatRedaksi

Jl. SPG Taruna Waena No 15 B, Waena, Jayapura, Papua
NPWP : 53.520.263.4-952.000
Telp : 0967-574209
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi

© 2025 Jubi – Berita Papua Jujur Bicara

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara