• Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
Jubi Papua
Teras ID
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Domberai

Potret benteng terakhir Hutan Papua di tengah gempuran korporasi

January 15, 2026
in Domberai
Reading Time: 2 mins read
0
Penulis: Gamaliel Kaliele - Editor: Angela Flassy
Hutan Papua

Gala Premiere film 'Teman Tegar Maira' di Cinema XXI Ramayana Mall, Kota Sorong, Papua Barat Daya, pada Rabu (15/1/2026). - Jubi/IST

0
SHARES
15
VIEWS
FacebookTwitterWhatsAppTelegramThreads

Sorong, Jubi – Menjaga keseimbangan alam dengan hanya mengambil secukupnya menjadi pesan yang kuat dalam Gala Premiere film ‘Teman Tegar Maira’ di Cinema XXI Ramayana Mall, Kota Sorong, Papua Barat Daya, Rabu (15/1/2026). Film produksi Aksa Bumi Langit ini mengangkat perjuangan masyarakat adat Papua dalam mempertahankan hutan sebagai ruang hidup dari ancaman deforestasi.

Disutradarai oleh Anggi Frisca, film ini mengisahkan pertemuan antara Tegar (M. Aldifi Tegarajasa), seorang anak kota dengan keterbatasan fisik, dan Maira (Elisabeth Sisauta), gadis masyarakat adat Papua. Keduanya memulai petualangan dan melindungi hutan adat dari ekspansi perusahaan besar.

“Papua adalah masa depan. Melalui film ini, kita belajar kembali cara hidup yang benar dari masyarakat adat yang mampu beradaptasi dengan alam,” ujar Anggi.

Latar film yang mengambil lokasi di Kabupaten Kaimana, Papua Barat, menyuguhkan visual lanskap tutupan hutan yang alami, lembah, hingga kekayaan hayati yang masih terjaga. Proses produksi film ini memakan waktu dua tahun dengan melibatkan 60 persen kru dari masyarakat lokal.

*****************

Jubi.id adalah media yang berbasis di Tanah Papua. Media ini didirikan dengan sumberdana masyarakat melalui donasi dan crowd funding. Dukung kami melalui donasi anda agar kami bisa tetap melayani kepentingan publik.

CLICK HERE!

*****************

Wakil Gubernur Papua Barat Daya, Ahmad Nausrau, yang membuka langsung acara tersebut memberikan apresiasi. Menurutnya, film merupakan media edukasi yang jauh lebih efektif daripada sekadar tulisan dalam mensosialisasikan nilai kearifan lokal Papua ke kancah global.

“Ini bukan hanya untuk kita di Papua, tapi pesan bagi seluruh masyarakat Indonesia bahkan dunia. Bagaimana masyarakat adat berkontribusi nyata menjaga keberlanjutan ekosistem. Kami berterima kasih kepada tim film Maira yang mengangkat isu lingkungan ini,” tutur Ahmad Nausrau.

Produser film, Chandra Sembiring, menjelaskan bahwa ‘Maira’ merupakan sekuel atau pengembangan dari film ‘Tegar’ sebelumnya yang mengusung isu inklusivitas. Kali ini, fokus dialihkan pada krisis iklim (climate crisis). “Kami ingin pesan tentang krisis iklim ini bisa ‘dikunyah renyah’ oleh penonton, sehingga memicu gerakan-gerakan kecil untuk menjaga bumi,” katanya.

BERITATERKAIT

Undang undang lingkungan jadi penyimbang eksploitasi tambang

Pemuda Fiji berperan melawan degradasi lingkungan

Deretan film baru yang paling dinantikan di tahun 2023

Namun, di balik keindahan visualnya, film ini juga memicu diskusi kritis mengenai realita di Tanah Papua. Perwakilan NGO Bentang Alam Papua, Sabonnama Riantoby mengingatkan bahwa ancaman eksploitasi nikel dan sawit di di Papua Barat Daya, seperti di Raja Ampat, yang meninggalkan konflik bagi warga lokal.

“Masyarakat adat Papua bisa mempertahankan kedaulatan lingkungan dengan cara mereka sendiri. Saya mengajak pemerintah dan NGO untuk berkolaborasi secara nyata, bukan sekadar seremonial atau mencari donor, tapi demi output jangka panjang bagi tanah Papua,” kata Sabonnama.

Tokoh masyarakat adat Sorong, Tori Kalami menilai film ini adalah cermin kondisi Indonesia saat ini. “Masyarakat adat sudah punya konsep mitigasi dan pengetahuan tradisional dalam menjaga ruang hidupnya. Sekarang pertanyaannya, apakah pemerintah punya konsep yang sama untuk melindungi kami?” ujarnya.

Gala premiere ini turut dihadiri oleh jajaran pejabat Pemprov Papua Barat Daya, akademisi, serta perwakilan organisasi lingkungan. Setelah penayangan perdana di Sorong, film ‘Maira’ dijadwalkan akan tayang serentak di seluruh bioskop Indonesia mulai 5 Februari 2026 mendatang.(*)

Untuk melihat lebih banyak content JUBI TV, click here!

Continue Reading
Tags: degradasi lingkunganderetan film baruMaira
ShareTweetSendShareShare

Related Posts

disabilitas

Kreasi Disabilitas Papua, mahkota tradisional dari alam jadi sumber penghasilan

January 15, 2026
Kebar

Masyarakat Adat Suku Mpur di Lembah Kebar tolak sawit dan tebu yang dibungkus PSN

January 15, 2026
KAPP

Kontraktor OAP datangi Kantor BPJN Papua Barat Daya

January 13, 2026

Tambang emas berizin, namun tak berikan kontribusi bagi di Wondama

January 13, 2026

Gubernur PBD serahkan bantuan untuk disabilitas, ikut panen raya di Sorong

January 10, 2026

Pangkogabwilhan III tanam 1.500 mangrove dan bagi sembako di Manokwari

January 10, 2026

Discussion about this post

PT. Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

Networks

  • Post Courier
  • Vanuatu Daily Post
  • Solomon Star News
  • The Fiji Times
  • Radio New Zealand
  • Radio Djiido
  • 3CR Community Radio
  • Cook Islands News
  • Pacific News Service
  • Bouganville News
  • Marianas Variety

AlamatRedaksi

Jl. SPG Taruna Waena No 15 B, Waena, Jayapura, Papua
NPWP : 53.520.263.4-952.000
Telp : 0967-574209
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi

© 2025 Jubi – Berita Papua Jujur Bicara

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara

ADVERTISEMENT