Manokwari, Jubi – Hujan deras mengguyur Kota Manokwari sejak beberapa jam terakhir. Sejumlah kawasan terendam Air hujan, termasuk lantai satu dan lantai dua Pasar Baru Sanggeng, Manokwari, Papua Barat, Selasa (7/4/2026).
Sejumlah pedagang di Pasar yang dibangun dengan dana Sering APBD untuk pembebasan lahan dan APBN sekitar Rp162,8 Miliar yang dikerjakan oleh PT Nindya karya itu terpaksa mengungsikan barang dagangannya ke tempat yang lebih aman.
Kepala Pasar Sentral Sanggeng Manokwari Hamka Ismail mengatakan, akibat hujan deras air keluar dari tangga darurat dan cela dinding.
“Air keluar dari tangga darurat dan cela dinding sedangkan di lantai tiga karena tidak ada pembuangan hingga air juga tergenang,” kata Hamka Ismail.
*****************
Jubi.id adalah media yang berbasis di Tanah Papua. Media ini didirikan dengan sumberdana masyarakat melalui donasi dan crowd funding. Dukung kami melalui donasi anda agar kami bisa tetap melayani kepentingan publik.
*****************
Nampak air keluar dari saluran yang dibuat oleh kontraktor dari arah lantai satu ke lantai dua, sejumlah lapak seperti milik Haji Ahmad pun terendam air.
“Kami berharap pemerintah dapat melihat hal ini agar dilakukan perbaikan,” ujar Hamka
Air yang keluar dari saluran pembuangan ke lantai dua kemudian menyebar ke lapak hingga turun lewat tangga utama.
Salah satu pedagang Pasar Sentral menyebut hingga saat ini air masih tergenang di lantai dua dan lantai tiga pasar, hal ini karena hujan masih deras.
Tetap banjir lagi pak, apalagi hujan masih deras sampai Malam Ini yang penting tong sudah amankan barang-barang dulu” kata Pedagang yang menjual pakaian di lantai dua Pasar Sentral.
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika BMKG Kabupaten Manokwari dalam rilis mengeluarkan peringatan dini cuaca di wilayah Papua Barat masih berpotensi terjadi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang disertai dengan kilat/petir pada (07/4/2026) pukul 16.47 WP.
“Update, peringatan dini cuaca wilayah Papua Barat masih berpotensi terjadi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang di Kabupaten Manokwari, Warmare, Prafi, Masni, Manokwari Barat, Manokwari Timur, Manokwari Utara, Manokwari Selatan, Sidey, pada 7 April 2026 pukul 17.00,” tulis BMKG dalam rilis pers yang diterima Selasa.
Selain itu Hujan dengan intensitas sedang terjadi di Kabupaten Fakfak, Teluk Patipi, Wartutin, Furwagi, Kabupaten Teluk Bintuni: Bintuni, Aranday, Tembuni, Manimeri, Tuhiba, Dataran Beimes, Biscoop, Meyado,
Kabupaten Manokwari Selatan Tahota, Kabupaten Pegunungan Arfak, Catubouw, Testega, dan sekitarnya. Anggi, Anggi Gida, Membey, Sururey, Didohu, Taige, Minyambaouw, Hingk, dan sekitarnya.
“Kondisi ini diperkirakan masih dapat berlangsung hingga pukul 20.18.” (*)
Iklan Layanan Masyarakat ini Dipersembahkan oleh PT. Media Jubi Papua




Discussion about this post