• Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
Jubi Papua
Teras ID
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Pasifik

Petani Fiji Diminta Waspada terhadap Hama Ulat Grayak

June 3, 2025
in Pasifik
Reading Time: 1 min read
0
Penulis: Dominggus A. Mampioper - Editor: Alberth Yomo
Petani Fiji Diminta Waspada terhadap Hama Ulat Grayak

Ulat tentara musim gugur. Dokumen Yayasan Penelitian Lahan Pertanian di Fiji – Jubi/RNZ Pasifik

0
SHARES
5
VIEWS
FacebookTwitterWhatsAppTelegramThreads

Jayapura, Jubi – Pemerintah Fiji menetapkan seluruh wilayahnya sebagai kawasan darurat ketahanan hayati untuk mengatasi serangan fall armyworm (ulat tentara musim gugur), sejenis ngengat dan larvanya yang dikenal sebagai Spodoptera frugiperda.

Hama ini pertama kali terdeteksi di lahan jagung di Nadi, dan menjadi ancaman serius bagi tanaman jagung dan jagung manis. Demikian dikutip jubi.id dari laman internet RNZ Pasifik, Selasa (3/6/2025).

Menteri Pertanian dan Perairan Fiji, Vatimi Rayalu, telah mengunjungi dua lahan pertanian terdampak di Uciwai, Nadi, bulan lalu. Ia menegaskan bahwa ulat grayak merupakan musuh utama bagi produksi pertanian di Fiji.

“Ini membahayakan ketahanan pangan, penghidupan petani, dan pertumbuhan ekonomi nasional,” kata Rayalu. “Ancaman ini harus ditangani melalui segala cara – dari metode pengendalian berbasis ilmiah hingga upaya di tingkat akar rumput.”

*****************

Jubi.id adalah media yang berbasis di Tanah Papua. Media ini didirikan dengan sumberdana masyarakat melalui donasi dan crowd funding. Dukung kami melalui donasi anda agar kami bisa tetap melayani kepentingan publik.

CLICK HERE!

*****************

Otoritas Keamanan Hayati Fiji, Institut Penelitian Gula Fiji, dan Kementerian Pertanian dan Perairan memimpin respons penanggulangan. Langkah-langkah yang diambil meliputi pengawasan lapangan, penyuluhan bagi petani, dan penerapan tindakan pengendalian bila diperlukan.

Rayalu menekankan bahwa keberhasilan pemberantasan hama ini bergantung pada partisipasi aktif semua pihak di sektor pertanian. “Kami memobilisasi sumber daya dan dukungan teknis, tetapi keberhasilannya bergantung pada keterlibatan penuh para petani, penyuluh, dan pemangku kepentingan,” tegasnya.

Kementerian menghimbau seluruh petani untuk tetap waspada, segera melaporkan tanda-tanda serangan hama, dan menerapkan strategi pengendalian yang direkomendasikan.

BERITATERKAIT

No Content Available

Diketahui, ulat grayak dapat memakan lebih dari 350 spesies tanaman dan diperkirakan bermigrasi ke Selandia Baru dari Australia setelah terjadi siklon pada awal tahun 2022. Setelah satu tahun memerangi serangan hama ini, Kementerian Perindustrian Primer dan mitra industri di Selandia Baru menyepakati pada tahun 2024 untuk mengalihkan fokus dari respons darurat ke pengelolaan jangka panjang. (*)

PSA Jubi PSA Jubi PSA Jubi

Iklan Layanan Masyarakat ini Dipersembahkan oleh PT. Media Jubi Papua

Continue Reading
Tags: HamaPetani FijiUlat Grayak
ShareTweetSendShareShare

Related Posts

LNG

JGC–Hyundai menang proyek LNG raksasa di Papua Nugini

April 4, 2026
beasiswa

ULMWP sebut beasiswa RI propaganda, Kedutaan RI bantah

April 4, 2026
Kaledonia Baru

UU Reformasi konstitusi Kaledonia Baru ditolak Majelis Nasional Prancis

April 4, 2026

Kepulauan Solomon dan Inggris buat MoU Tata Kelola Hutan

April 2, 2026

Layanan token listrik Papua Nugini pulih

April 2, 2026

Bagaimana negara kepulauan Pasifik menangani krisis BBM

April 2, 2026

Discussion about this post

PT. Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

Networks

  • Post Courier
  • Vanuatu Daily Post
  • Solomon Star News
  • The Fiji Times
  • Radio New Zealand
  • Radio Djiido
  • 3CR Community Radio
  • Cook Islands News
  • Pacific News Service
  • Bouganville News
  • Marianas Variety

AlamatRedaksi

Jl. SPG Taruna Waena No 15 B, Waena, Jayapura, Papua
NPWP : 53.520.263.4-952.000
Telp : 0967-574209
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi

© 2025 Jubi – Berita Papua Jujur Bicara

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara