• Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
Jubi Papua
Teras ID
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Dunia

Lagi, 11 warga Palestina tewas dibantai Israel di Jalur Gaza

August 18, 2024
in Dunia
Reading Time: 2 mins read
0
Penulis: Antara - Editor: Aries Munandar
ICC

Ilustrasi pertempuran di Jalur Gaza, Palestina. - Pixabay.com

0
SHARES
5
VIEWS
FacebookTwitterWhatsAppTelegramThreads

Jayapura, Jubi – Setidaknya 11 warga Palestina dilaporkan tewas dalam serangan tentara Israel di beberapa wilayah di Jalur Gaza tengah, Minggu waktu setempat. Sumber medis di Rumah Sakit Al-Aqsa Martyrs kepada Anadolu mengatakan tujuh warga Palestina tewas dan beberapa lainnya terluka di Kota Deir al-Balah. Mereka juga melaporkan empat orang tewas dan beberapa lainnya terluka di kamp pengungsi Nuseirat.

Saksi mata menyebut kendaraan artileri Israel yang ditempatkan di timur Jalur Gaza terus menembaki wilayah timur kamp Maghazi. Tindakan serupa juga dilakukan tentara Israel di Bureij dan Kota Deir al-Balah

Israel menghadapi kecaman internasional di tengah serangan brutal mereka yang terus berlanjut di Gaza sejak 7 Oktober tahun lalu. Serangan yang memburu kelompok perlawanan Palestina, Hamas tersebut telah menewaskan hampir 40.100 orang, dan melukai lebih 92.500 lainnya. Sebagian besar korban tewas ialah wanita dan anak-anak.

Serangan selama lebih 10 bulan itu juga telah menghancurkan sebagian besar wilayah Gaza. Israel pun dituduh Mahkamah Internasional melakukan genosida terhadap Rakyat Palestina.

Mahkamah Internasional juga memerintahkan Israel segera menghentikan operasi militer mereka di kota Rafah di selatan Gaza. Operasi militer itu telah mengakibatkan lebih 1 juta warga Palestina mengungsi, sebelum wilayah tersebut diinvasi pada 6 Mei lalu.

Kelompok Hamas terus berupaya menghentikan tindakan brutal Israel terhadap Rakyat Palestina. Mereka juga meminta masyarakat internasional dan Perserikatan Bangsa Bangsa melindungi warga sipil Palestina.

“Pelanggaran oleh penjajah Israel terus berlanjut dengan dukungan dari Washington, dan negara-negara Barat, yang memberikan perlindungan bagi pemerintah ekstremis untuk melanjutkan genosida. Israel terus menjadikan warga sipil tak bersenjata sebagai target serangan, terutama di Gaza tengah, yang merupakan pusat pengungsian utama di Palestina,” kata Hamas dalam sebuah pernyataan resmi mereka pada Sabtu.

BERITATERKAIT

Israel bergabung dengan PIF sebagai mitra

Oposisi pertanyakan sikap Pemerintah Kepulauan Solomon mengenai Palestina

1.500 warga Fiji dapat bekerja di Israel berdasarkan perjanjian

Mengapa pengamanan ekstra di Kedubes Israel di Fiji?

Sebelumnya, tentara Israel dilaporkan membunuh satu keluarga yang terdiri atas 16 warga Palestina di Al-Zawaida. Tentara Israel membombardir rumah mereka melalui serangan udara.

Gaza
Ilustrasi demonstrasi pendukung Israel. Perundingan gencatan senjata di Gaza masih menemui jalan buntu. Perdana Menteri Netayahu dituding memperumit perundingan dengan mengajukan banyak persyaratan. – Pixabay.com

Gencatan senjata

Kesepakatan gencatan senjata di Gaza masih terus diupayakan dalam pertemuan di Doha, Qatar pada Kamis, dan Jumat lalu. Pertemuan tersebut dimediasi Qatar, Mesir, dan Amerika Serikat.

Namun, pihak Hamas menolak berpartisipasi dalam pembicaraan tersebut. Mereka menilai persyaratan dalam  gencatan senjata itu tidak jelas.

Portal berita Axios melaporkan Presiden Amerika Serikat Joe Biden berupaya menyelesaikan kesepakatan gencatan senjata di Gaza dan pembebasan sandera pada akhir pekan depan. Biden juga berupaya mencegah Iran, dan gerakan Hizbullah Lebanon melancarkan serangan terhadap Israel, yang dinilainya dapat menghambat upaya diplomatik.

“Sampai satu jam yang lalu, kesepakatan itu masih berlangsung. Saya optimistis. Hanya beberapa masalah lagi [yang belum disepakati]. Saya pikir kita punya kesempatan [mencapai kesepakatan bersama],” kata Biden kepada wartawan di Washington, Jumat waktu setempat.

Namun, Juru Bicara Hamas di Lebanon Ahmad Abdul Hadi menyatakan tahap pertama pembicaraan mengenai pertukaran sandera dengan Israel itu tidak menunjukkan kemajuan. Menurutnya, optimisme Biden terhadap prospek kesepakatan tersebut hanya pencitraan.

“Pemerintahan Biden mencoba menunjukkan bahwa situasinya positif. Namun, putaran pertama [pembicaraan damai] menunjukkan tidak ada perbaikan,” kata Hadi saat diwawancarai Sky News.

Amerika Serikat, Qatar, dan Mesir dalam pernyataan bersama yang diterbitkan Kantor Presiden Mesir Abdel Fattah Sisi menyatakan para mediator telah mengajukan proposal baru. Proposal itu untuk mengurangi perbedaan pandangan antara Israel dan Hamas dalam kesepakatan gencatan senjata di Gaza.

Mereka juga menyatakan pembicaraan berjalan serius dan konstruktif. Suasananya pun berlangsung hangat.

Mesir, Amerika Serikat, dan Qatar akan melanjutkan pertemuan mereka di Kairo, Mesir, sebelum akhir pekan depan. Mereka berharap tercapai kesepakatan gencatan senjata, serta pertukaran sandera antara Israel dan Hamas, sesuai syarat yang diajukan kedua pihak pada Jumat.

“Para mediator melaporkan isu-isu kontroversial dalam pembicaraan belum terselesaikan [pada pertemuan di Doha]. Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengajukan lebih banyak syarat dan memperumit situasi [perundingan],” kata Hadi. (*)

Tags: genosidaHamasIsraelJalur GazaPalestina
ShareTweetSendShareShare

Related Posts

Israel bergabung dengan PIF

Israel bergabung dengan PIF sebagai mitra

October 21, 2026
Oposisi pertanyakan sikap Pemerintah Solomon

Oposisi pertanyakan sikap Pemerintah Kepulauan Solomon mengenai Palestina

September 27, 2026

1.500 warga Fiji dapat bekerja di Israel berdasarkan perjanjian

September 20, 2026

Mengapa pengamanan ekstra di Kedubes Israel di Fiji?

August 23, 2026

Perdana Menteri Fiji menolak keterlibatan militer dengan Israel

June 4, 2026

Perdana Menteri Fiji menolak kritik terkait kedutaan besar Israel di Suva

June 3, 2026

Discussion about this post

Survey Pembaca
Reader's Survey

English Story

Papua rights group reports alleged military abuses in Tolikara
23 October 2026
Papua rights group reports alleged military abuses in Tolikara

Jayapura, Jubi – The Papua Justice and Human Integrity Foundation (YKKMP) has reported alleged military sweeps, intimidation, interrogations and physical [...]

Ateta clan boycotts Genting Oil activities on customary land
23 October 2026
Ateta clan boycotts Genting Oil activities on customary land

Jayapura, Jubi – The Ateta clan, an Indigenous customary law community of the Sumuri people in Teluk Bintuni Regency, West [...]

Klagilit clan demands accountability from coal mining companies
22 October 2026
Klagilit clan demands accountability from coal mining companies

Sorong, Jubi – The Indigenous Moi community’s Klagilit clan has called on PT Megapura Prima Industri (MPI) and PT Gelora [...]

Papua children’s film Teman Tegar: Maira – Whisper from Papua wins Global Peace and Friendship award  
22 October 2026
Papua children’s film Teman Tegar: Maira – Whisper from Papua wins Global Peace and Friendship award  

Jayapura, Jubi – Indonesian children’s film Teman Tegar: Maira – Whisper from Papua has won the Global Peace and Friendship [...]

Documentary Pesta Babi screened 17 times across Europe
21 October 2026
Documentary Pesta Babi screened 17 times across Europe

Jayapura, Jubi – The documentary Pesta Babi (Pig Feast) – Colonialism in Our Time was screened 17 times across several [...]

  • Latest
  • Trending
  • Comments
Tambang emas Makimi

Berebut emas di Makimi, masyarakat adat dapat apa?

October 23, 2026
Peningkatan mutu pelayanan rumah sakit

Dinkes Papua Tengah upayakan peningkatan mutu pelayanan rumah sakit

October 23, 2026
Pembakaran hutan

Warga mengecam dugaan pembakaran hutan di Distrik Libarek

October 23, 2026
Undang-undang Media Sosial Fiji

PM Fiji mempertimbangkan adanya undang-undang media sosial

October 23, 2026
Australia dan Indonesia

Australia dan Indonesia memperdalam kemakmuran melalui kerja sama ekonomi

October 23, 2026
El Nino terkuat

El Nino terkuat yang pernah tercatat

October 23, 2026
Ikan mati di Kepulauan Solomon

Puluhan ikan mati di sepanjang garis pantai Munda Kepulauan Solomon

October 23, 2026
El Nino terkuat

El Nino terkuat yang pernah tercatat

October 23, 2026
Ikan mati di Kepulauan Solomon

Puluhan ikan mati di sepanjang garis pantai Munda Kepulauan Solomon

October 23, 2026
Pengembangan pertanian dan perikanan di Mamberamo Raya

Pemkab Mamberamo Raya jajaki kerja sama pengembangan pertanian dan perikanan

October 23, 2026
Pemkab Jayapura lengkapi dokumen kerja

Pemkab Jayapura lengkapi dokumen kerja sama dengan PT Palma Pertiwi Makmur

October 22, 2026
Pemkab siapkan lokasi bagi siswa SD Inpres Doyo

Pemkab siapkan lokasi belajar sementara bagi siswa SD Inpres Doyo Baru

October 22, 2026
YKKMP laporkan penyisiran dan penganiayaan

YKKMP laporkan penyisiran dan dugaan penganiayaan penyandang disabilitas di Tolikara

October 22, 2026
Film dokumenter pesta babi di Eropa

Film dokumenter Pesta Babi diputar 17 kali di sejumlah negara Eropa

October 21, 2026
Tambang emas Makimi

Berebut emas di Makimi, masyarakat adat dapat apa?

0
Peningkatan mutu pelayanan rumah sakit

Dinkes Papua Tengah upayakan peningkatan mutu pelayanan rumah sakit

0
Pembakaran hutan

Warga mengecam dugaan pembakaran hutan di Distrik Libarek

0
Undang-undang Media Sosial Fiji

PM Fiji mempertimbangkan adanya undang-undang media sosial

0
Australia dan Indonesia

Australia dan Indonesia memperdalam kemakmuran melalui kerja sama ekonomi

0
El Nino terkuat

El Nino terkuat yang pernah tercatat

0
Ikan mati di Kepulauan Solomon

Puluhan ikan mati di sepanjang garis pantai Munda Kepulauan Solomon

0

PT Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

PT. Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

Networks

  • Post Courier
  • Vanuatu Daily Post
  • Solomon Star News
  • The Fiji Times
  • Radio New Zealand
  • Radio Djiido
  • 3CR Community Radio
  • Cook Islands News
  • Pacific News Service
  • Bouganville News
  • Marianas Variety

AlamatRedaksi

Jl. SPG Taruna Waena No 15 B, Waena, Jayapura, Papua
NPWP : 53.520.263.4-952.000
Telp : 0967-574209
Email : [email protected]

  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi

© 2025 Jubi – Berita Papua Jujur Bicara

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
    • Kabupaten Jayawijaya
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Pacnews
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara