Unicef dukung program Paniai Pintar dan bantu tangani sejumlah TK dan SD

Paniai Pintar
Bupati Paniai Meki Nawipa saat mendengarkan cerita dari anak sekolah pada momen perayaan Hari Anak Nasional (HAN), Sabtu, (23/7/2022) di aula kantor Bupati Paniai - Jubi/Ist

Nabire, Jubi – Organisasi PBB yang bergerak dibidang kesejahteraan anak dunia, Unicef mendukung program Paniai Pintar yang digagas Bupati Paniai, Papua, Meki Nawipa.

Ini dilakukan untuk memenuhi hak-hak dasar anak-anak Paniai terutama jenjang Taman Kanak-kanak (TK) dan Sekolah Dasar (SD).

“Unicef masuk di Paniai langsung tangani lima TK dan PAUD, di antaranya TK St. Theresia Keniapa di Distrik Yatamo, TK Galilea Emaibo Distrik Nakama, TK Efata Kugitadi distrik Wegemuka, TK YPPK St. Paulus Bodatadi Distrik Fajar Timur dan TK Negeri Bomaiyeito Distrik Paniai Barat,” kata Bupati Paniai, Papua, Meki Nawipa kepada Jubi, Selasa, (26/7/2022).

Sementara SD yang diintervensi penuh oleh Unicef yakni SD Inpres Pugo Distrik Pugodagi, SD Inpres Maiyubutu Distrik Paniai Timur dan SD YPPGI Obaipugaida Distrik Topiyai.

“Ada tiga sekolah yang mendapat imbas (dampak) kehadiran Unicef lewat kerjasama dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Paniai adalah SD YPPK Kugowapa Distrik Bibida, SD YPPGI Yimouto Distrik Wegebino dan SD YPPGI Sion Uwamani Distrik Wegemuka,” katanya.

Lanjut Nawipa, ada lima TK dan tiga SD yang kerjasama Unicef dengan Pokja PAUD Kabupaten Paniai.

Dengan program ini, Ia berharap siswa SD kelas 1, 2 dan 3 terutama tiga SD yang diintervensi Unicef bisa meningkatkan kemampuan membaca, menulis dan berhitung dalam sembilan bulan ke depan secara signifikan.

“Dengan harapan agar tingkat kepedulian dari masyarakat dan gereja terhadap pendidikan anak usia dini terus meningkat,” ujarnya.

Ia menambahkan, jika TK/PAUD Holistik integratifnya dapat terbina dengan baik berdasarkan tiga program satu atap yakni posyandu, sekolah minggu dan PAUD.

“Dalam program ini, saya harap pihak gereja dan masyarakat atau orang tua murid ikut terlibat. Karena kami penyiapan sumber daya manusia (SDM) di masa mendatang khusus untuk orang asli Paniai, suku Mee, Moni dan Auye harus mendapatkan pendidikan yang layak,” ujarnya.

Bunda PAUD Kabupaten Paniai Ny. Nurhaidah Aw Nawipa mengatakan lewat penandatanganan kerja sama dengan UNICEF diharapkan ke depan anak-anak Paniai semakin mendapatkan pendidikan berkualitas, layanan kesehatan yang baik, perlindungan dan pola pengasuhan terbaik dari orang tua.

Sebagai bentuk konkrit dari tindak lanjut penandatanganan Nota Pernyataan Kehendak, sebelumnya UNICEF telah memberikan dukungan terhadap PAUD dan didorong oleh Bunda POKJA PAUD untuk fokus pada 1 PAUD percontohan dan 4 PAUD model lainnya sejak tahun 2021.

“Pengembangan lima PAUD yang dimaksud melalui distribusi alat permainan edukatif (APE), pelatihan, pendampingan, workshop, monitoring yang dilakukan secara terbuka dan berkala,” ujarnya. (*)

 

Comments Box

Dapatkan update berita terbaru setiap hari dari News Room Jubi. Mari bergabung di Grup Telegram “News Room Jubi” dengan cara klik link https://t.me/jubipapua , lalu join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
banner 400x130    banner 400x130
banner 400x130    banner 400x130
banner 728x250