Papua No.1 News Portal | Jubi

Penyidikan dugaan korupsi di Mamberamo Tengah tidak melibatkan Polda Papua

Writer: Alexander LoenEditor: Aryo Wisanggeni G
Penyidikan Dugaan Korupsi di Mamberamo Tengah
Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Papua, Kombes Fernando Sanches Napitupulu dan Kepala Bidang Humas Polda Papua Kombes Ahmad Musthofa Kamal memberikan keterangan pers di Kota Jayapura, Jumat (17/6/2022). -Jubi/Alexander Loen

Jayapura, Jubi – Direktur Reserse Kriminal Khusus Kepolisian Daerah atau Polda Papua, Kombes Fernando Sanches Napitupulu mengatakan penyidikan kasus dugaan korupsi di Kabupaten Mamberamo Tengah tidak melibatkan penyidik Polda Papua. Menurutnya, kasus itu sepenuhnya ditangani penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK.

Hal itu dinyatakan Napitupulu di Kota Jayapura, Jumat (17/6/2022). Napitupulu membenarkan sejumlah orang telah diperiksa penyidik KPK dalam kasus dugaan korupsi di Mamberamo Tengah, dan pemeriksaan itu dilakukan di Markas Polda Papua. Akan tetapi, tidak ada penyidik Polda Papua yang terlibat dalam penyidikan kasus itu.

Baca juga :   LBH Papua sudah adukan penembakan demonstran tolak pemekaran ke Kompolnas

“Kami hanya mendapat surat dari KPK yang meminta untuk disediakan ruangan. Sementara mengenai tugas, kami [dari Polda] Papua tidak diminta,” kata Napitupulu.

Meskipun demikian, jika KPK meminta penyidik Polda Papua untuk membantu penyidikan kasus itu, Napitupulu menyatakan pihaknya akan siap membantu. “Pasti siap, jika kami diminta,” ujarnya.

Kepala Bidang Humas Polda Papua, Kombes Ahmad Musthofa Kamal meminta media tidak membenturkan Polda Papua dengan KPK maupun masyarakat terkait penyidikan kasus dugaan korupsi di Mamberamo Tengah. “Polda kemarin sifatnya hanya sebatas koordinasi, tidak ikut terlibat dalam proses penyidikan maupun pendalaman materi,” kata Kamal. (*)

Baca juga :   4 aktivis KNPB sudah dibebaskan
Dapatkan update berita terbaru setiap hari dari News Room Jubi. Mari bergabung di Grup Telegram “News Room Jubi” dengan cara klik link https://t.me/jubipapua , lalu join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
banner 400x130