Pembagian kelambu, upaya cegah meningkatnya kasus Malaria di Waropen

Kelambu
 Petugas kesehatan melakukan pemeriksaan malaria ke posko peserta Sidang Sinode ke-18 GKI Di Tanah Papua-Jubi/Arjuna Pademme

Waropen, Jubi – Puskesmas yang ada di Kabupaten Waropen, Papua membagikan kelambu kepada warga di sana sebagai upaya mencegah meningkatnya kasus malaria di wilayah itu.

Penanggung jawab penanganan Malaria Puskesmas Khemon Jaya, Kabupaten Waropen, Iin Sarli mengatakan pembagian kelambu secara rutin dilakukan setiap tiga tahun sekali.

Akan tetapi, apabila ada warga yang membutuhkan kelambu, pihak Puskesmas tetap melayaninya. Katanya, pembagian kelambu secara rutin itu merupakan program Dinas Kesehatan Kabupaten Waropen.

“Stok kelambu di Puskesmas selalu ada. Kalau ada yang minta kami berikan. Namun kami utamakan ibu hamil dan bayi atau anak-anak,” kata Iin Sarli kepada Jubi, Sabtu (23/07/2022).

Menurutnya, Kabupaten Waropen memang merupakan salah satu wilayah endemik malaria di Papua. Untuk itu, diperlukan berbagai upaya dan strategi menekan angka kasus Malaria di sana.

“Upaya lain yang kami lakukan menekan angka kasus Malaria, setiap tahun kami rutin melakukan screening ke rumah- rumah warga. Bukan hanya saat ada Sidang Sinode Ke-18 GKI Di Tanah Papua,” ucapnya.

Katanya, petugas kesehatan di Waropen juga rutin melakukan fogging atau pengasapan di areal permukiman warga. Cara ini sebagai upaya membunuh jentik-jentik nyamuk Malaria. (*)

 

Comments Box

Dapatkan update berita terbaru setiap hari dari News Room Jubi. Mari bergabung di Grup Telegram “News Room Jubi” dengan cara klik link https://t.me/jubipapua , lalu join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
banner 400x130    banner 400x130
banner 400x130    banner 400x130
banner 728x250