• Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
Jubi Papua
Teras ID
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayawijaya
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayawijaya
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Tanah Papua

Kekerasan terhadap warga sipil di Papua meningkat

December 11, 2022
in Tanah Papua, Polhukam
Reading Time: 3 mins read
0
Penulis: - Editor:
Penyanderaan Pilot Susi Air, Pembungkaman Kebebasan Berekspresi, Komnas HAM Papua

Kepala Kantor Perwakilan Komnas HAM Papua, Frits Ramandey. – Jubi/Theo Kelen

0
SHARES
22
VIEWS
FacebookTwitterWhatsAppTelegramThreads

Jayapura, Jubi – Kepala Perwakilan Komisi Nasional Hak Asasi Manusia atau Komnas HAM Papua, Frits Ramandey menyatakan kekerasan terhadap warga sipil di Papua meningkat sepanjang 2022. Ramandey menyatakan perlu pendekatan budaya dialog sebagai upaya penyelesaian konflik di Tanah Papua.

Ramandey menyatakan sepanjang 2022 Komnas HAM mencatat setidaknya ada delapan kasus kekerasan terhadap warga sipil di Papua. Diantaranya, terdapat empat kasus kekerasan terhadap warga sipil yang diduga dilakukan prajurit TNI, dan empat kasus lainnya yang diduga dilakukan anggota Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat atau TPNPB.

“Delapan kasus yang dicatat oleh Komnas HAM Papua adalah kekerasan yang didesain dan diarahkan langsung kepada warga sipil,” kata Ramandey kepada wartawan di Kota Jayapura, pada Sabtu (10/12/2022).

Ramandey menyatakan salah satu kasus kekerasan terhadap warga sipil yang diduga dilakukan prajurit TNI adalah kasus kekerasan terhadap tujuh orang anak di Kabupaten Puncak yang diduga kuat dilakukan oleh anggota TNI Batalion Infanteri 521 Kodam Brawijaya yang bertugas di Pos PT Modern, Kampung Sinak Kabupaten Puncak pada 23-24 Februari 2022. Kekerasan ini menyebabkan seorang anak meninggal dunia, dan enam orang anak lainnya mengalami luka-luka.

*****************

Jubi.id adalah media yang berbasis di Tanah Papua. Media ini didirikan dengan sumberdana masyarakat melalui donasi dan crowd funding. Dukung kami melalui donasi anda agar kami bisa tetap melayani kepentingan publik.

CLICK HERE!

*****************

Kasus lainnya adalah kekerasan dan pembunuhan disertai mutilasi terhadap empat warga sipil asal Kabupaten Nduga yang berdomisili di Kabupaten Mimika pada 22 Agustus 2022. Pembunuhan dan mutilasi itu melibatkan enam prajurit Brigade Infanteri Raider 20/IJK/3 dan empat orang warga sipil. Salah satu diantara korban tersebut merupakan anak-anak.

Kasus berikutnya adalah kekerasan prajurit Batalion Infanteri 600/Modang terhadap terhadap dua orang warga sipil di Kampung Mememu, Distrik Edera, Kabupaten Mappi pada tanggal 30-31 Agustus 2022. Dalam kasus itu, satu korban meninggal dunia.

Selain itu, prajurit Komando Pasukan Khusus diduga melakukan kekerasan terhadap tiga orang anak di Kampung Yuwanain, Distrik Arso, Kabupaten Keerom Akibatnya 3 orang anak itu terluka parah, dan satu diantaranya sempat dinyatakan kritis.

BERITATERKAIT

Ratusan warga pengungsi Intan Jaya dipulangkan ke kampungnya

600 Warga Distrik Tangma Mengungsi ke Gereja Halihalo Akibat Kontak Senjata Antara TNI Dan TPNPB

Lagi-lagi, kasus tentara dan polisi jual senjata api dan amunisi di Tanah Papua

Komnas HAM Papua: Pemerintah perlu membentuk tim penyelesaian konflik di Tanah Papua

Ramandey menyatakan pihaknya juga mencatat empat kasus kekerasan terhadap warga sipil yang diduga dilakukan TPNPB. Salah satunya kasus pembunuhan dan penganiayaan orang warga sipil di Kampung Nogolaid, Distrik Kenyam Kabupaten Nduga pada 16 Juli 2022. Aksi itu diduga kuat dilakukan kelompok TPNPB yang dipimpin Egianus Kogoya. Sejumlah 10 orang meninggal dunia dan dua orang lainnya luka-luka dalam kasus itu.

Kasus berikutnya adalah kekerasan terhadap Bripda Diego Rumaropen pada 18 Juli 2022 di Kampung Napua, Wamena yang diduga dilakukan oleh TPNPB. Bripda Diego Rumaropen mengalami luka bacok dan meninggal dunia. Selain itu para pelaku merampas dua pucuk senjata api.

Kasus berikutnya adalah penyerangan warga sipil di Yahukimo pada 19 Juli 2022. Para pelaku memenggal kepala korban sampai putus. Diduga kuat pelakunya merupakan anggota TPNPB.

Kasus lainnya adalah penyerangan terhadap 14 orang pekerja jalan di kampung Majnic, Distrik Moskona Barat, Kabupaten Teluk Bintuni pada 29 September 2022 yang diduga kuat melibatkan kelompok TPNPB. Akibatnya, empat orang pekerja jalan itu meninggal dunia.

Ramandey menyatakan tindakan kekerasan terhadap warga sipil yang berulang setiap tahun di Tanah Papua menunjukan bahwa tingkat kesadaran aparat keamanan terhadap penghormatan HAM belum membaik. Ia juga mengingatkan kekerasan juga tidak akan menyelesaikan masalah, justru hanya melahirkan kekerasan baru.

Ramandey menegaskan Tanah Papua yang damai dan tanpa kekerasan adalah cita-cita bersama. Ramandey mengajak semua pihak, terutama para pihak yang berkonflik, mencari solusi dalam dialog kemanusiaan untuk menghentikan kekerasan.

“Budaya Orang Papua sesungguhnya adalah dialog untuk mencari solusi. Kita semua harus bersatu-padu membudayakan dialog sebagai upaya penghormatan terhadap nilai-nilai dan prinsip HAM,” ujarnya.

Ramandey menyatakan pihaknya menyerukan agar para pelaku, termasuk oknum anggota TNI yang terlibat berbagai kasus kekerasan terhadap warga sipil, dimintai pertanggungjawaban sesuai mekanisme hukum formal yang berlaku. Kelompok TPNPB dan aparat keamanan TNI tidak boleh menjadikan warga sipil sebagai sasaran kekerasan.

Komnas HAM Papua juga meminta otoritas sipil, dalam hal ini pemerintah daerah dan pihak-pihak terkait lainnya, melakukan upaya pemulihan guna menciptakan iklim hidup yang kondusif tanpa kekerasan. Komnas HAM Papua menyatakan tiga provinsi baru hasil pemekaran Papua juga harus memperhatikan hak-hak masyarakat pribumi sesuai nilai-nilai dan prinsip HAM. (*)

Untuk melihat lebih banyak content JUBI TV, click here!

Tags: konflik Papua
ShareTweetSendShareShare

Related Posts

PTFI

Keturunan Tuarek Natkime ungkap akta bukti kepemilikan area tambang PTFI

December 6, 2025
Papua Tengah

Sengketa tapal batas di Papua Tengah: Jangan ada narasi bernuansa kesukuan

December 5, 2025

Kasus Penangkapan Iron Heluka, Keluarga: Ini kriminalisasi

December 4, 2025

Dewan Gereja Papua serukan Natal sederhana, anggarkan untuk 103 ribu pengungsi

December 2, 2025

Para tokoh menyampaikan sikap pada peringatan 64 tahun manifesto politik Papua

December 2, 2025

KNPB peringati manifesto politik kemerdekaan Papua dengan berbagai kegiatan

December 1, 2025
  • Latest
  • Trending
  • Comments
ART Manokwari

Pembunuhan ART di Manokwari: Pasangan suami istri dan anak jadi tersangka

December 6, 2025
KNPB

Enam aktivis KNPB ditangkap, tujuh lainnya terluka

December 6, 2025
PELNI

PELNI Group Gratiskan Angkut Barang Bantuan untuk Bencana di Aceh-Sumut dari Seluruh Wilayah Indonesia

December 6, 2025
Koalisi 16 HAKTP

Koalisi 16 HAKTP suarakan isu perempuan Papua lewat workshop

December 6, 2025
PTFI

Keturunan Tuarek Natkime ungkap akta bukti kepemilikan area tambang PTFI

December 6, 2025
ART Manokwari

Pembunuhan ART di Manokwari: Pasangan suami istri dan anak jadi tersangka

December 6, 2025
Lucky Dube

The Lucky Dube Band dari Afsel Show di Honiara, Solomon, dan Tampil Memukau di Jayapura

December 5, 2025
KNPB

Enam aktivis KNPB ditangkap, tujuh lainnya terluka

December 6, 2025
PNG

PNG Serukan ‘Zona Penyangga’ dengan Indonesia di Tengah Kekhawatiran atas Konflik Papua Barat

December 3, 2025
Ganja

Gerakan Ganja Fringe Fiji Menuntut Reformasi Legalisasi untuk ‘Kebebasan Menggunakan’

December 5, 2025
ART Manokwari

Pembunuhan ART di Manokwari: Pasangan suami istri dan anak jadi tersangka

0
KNPB

Enam aktivis KNPB ditangkap, tujuh lainnya terluka

0
PELNI

PELNI Group Gratiskan Angkut Barang Bantuan untuk Bencana di Aceh-Sumut dari Seluruh Wilayah Indonesia

0
Koalisi 16 HAKTP

Koalisi 16 HAKTP suarakan isu perempuan Papua lewat workshop

0
BPBD

BPBD Kota Jayapura Bentuk FPRB

0

Trending

  • ART Manokwari

    Pembunuhan ART di Manokwari: Pasangan suami istri dan anak jadi tersangka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • The Lucky Dube Band dari Afsel Show di Honiara, Solomon, dan Tampil Memukau di Jayapura

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Enam aktivis KNPB ditangkap, tujuh lainnya terluka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PNG Serukan ‘Zona Penyangga’ dengan Indonesia di Tengah Kekhawatiran atas Konflik Papua Barat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gerakan Ganja Fringe Fiji Menuntut Reformasi Legalisasi untuk ‘Kebebasan Menggunakan’

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

PT Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

PT. Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

Networks

  • Post Courier
  • Vanuatu Daily Post
  • Solomon Star News
  • The Fiji Times
  • Radio New Zealand
  • Radio Djiido
  • 3CR Community Radio
  • Cook Islands News
  • Pacific News Service
  • Bouganville News
  • Marianas Variety

AlamatRedaksi

Jl. SPG Taruna Waena No 15 B, Waena, Jayapura, Papua
NPWP : 53.520.263.4-952.000
Telp : 0967-574209
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

© 2025 Jubi – Berita Papua Jujur Bicara

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayawijaya
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara