Papua No.1 News Portal | Jubi

Bergaya dengan airsoftgun di medsos, kepala kampung Jayawijaya diperiksa polisi

Writer: Islami AdisubrataEditor: Syam Terrajana
Airsoftgun
Keterangan  Kapolres Jayawijaya mengenai kepala kampung yang pamer pakai Airsoftgun di media sosial, Kamis ,(9/6/2022) di Mapolres.-Jubi/Islami.

Wamena, Jubi – Seorang  kepala kampung di Jayawijaya harus berurusan dengan pihak kepolisian akibat postingannya di media sosial Facebook, pamer  senjata jenis airsoftgun.

Kapolres Jayawijaya, AKBP Muh. Safe’i A.B saat keterangan pers  di kantornya, Kamis (9/6/2022) mengatakan, pemeriksaan terhadap kepala Kampung Dogoname, Distrik Wame, Jayawijaya, Papua inisial UW, berawal dari foto sedang menggantung softgun yang merupakan milik oknum polisi di Jayawijaya berinisial SK.

Ia menjelaskan, awalnya pada 2020 lalu UW dan SK sama-sama ke kampung Dogoname. Sesampainya di kantor kampung, oknum Polisi ingin ke kamar mandi sehingga airsoftgun nya diletakkan di meja kantor.

Melihat ada senjata di meja, UW mengambilnya lalu digantung di pinggangnya. Ia berpose  bersama senjata lalu di upload/unggah di Facebook miliknya.

Karena tidak dapat dihapus, sehingga foto UW bersama senjata itu menjadi viral dan ramai diperbincangkan.

“Kami memerintahkan unit opsnal dan Propam Polres untuk melakukan pengecekan dan penyelidikan terkait yang beredar di facebook itu,” kata Kapolres.

Dari hasil penyelidikan, baik UW (kepala kampung) dan SK (anggota polisi) mengaku. Dimana, UW mengaku hanya ingin bergaya dengan senjata tersebut.

“Dari hasil rangkaian penyelidikan, senjata itu betul didapatkan SK dari anggota ke anggota,  sehingga dalam hal pemeriksaan ini kami telah melakukan penyitaan kemudian selanjutnya SK diamankan Propam Polres Jayawijaya dan  akan dikenakan sanksi disiplin karena telah lalai dalam penggunaan senjata,” katanya.

Sedangkan untuk kepala kampung setelah dimintai keterangan, selanjutnya polisi akan berkoordinasi dengan pemerintah Kabupaten Jayawijaya apakah ada sanksi untuk oknum kepala kampung tersebut.

“Saya harap kepada seluruh masyarakat Jayawijaya khususnya di Distrik Wame, bahwa kepala kampung dimaksud tidak memiliki senjata hanya untuk bergaya saja, mohon tidak dijadikan sarana atau lahan pembicaraan,” kata Kapolres.

UW oknum kepala kampung mengaku salah dan menyesal telah mengupload foto dengan senjata.

“Saya minta maaf karena saya juga tidak tahu kalau ada di facebook dan jadi perbincangan,” kata UW di Mapolres. (*)

Comments Box

Dapatkan update berita terbaru setiap hari dari News Room Jubi. Mari bergabung di Grup Telegram “News Room Jubi” dengan cara klik link https://t.me/jubipapua , lalu join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
banner 728x250