Waropen, Jubi – Bupati Waropen, Papua, Fransiskus Xaverius Mote mengajak seluruh Organisasi Perangkat Daerah atau OPD di lingkungan pemerintahannya menjaga kebersihan lingkungan.
Menurutnya, lingkungan hidup bersih bukan sekadar simbol estetika, melainkan fondasi utama bagi kesehatan dan kesejahteraan masyarakat.
Ajakan itu disampaikan Fransiskus Xaverius Mote, saat memimpin Apel Pagi dalam program ‘Jumat Pagi Bersih Lingkungan’ (Jumpa berlin) bersama seluruh OPD Waropen dalam rangka peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) tahun 2026 di Lapangan Eilas Paprindei, Distrik Waropen Bawah, Kabupaten Waropen, Jumat (20/2/2026).
Mote mengatakan, kebersihan lingkungan membutuhkan sinergitas bersama karena kebersihan lingkungan juga dipersiapkan untuk menghadapi bulan suci Ramadan.
*****************
Jubi.id adalah media yang berbasis di Tanah Papua. Media ini didirikan dengan sumberdana masyarakat melalui donasi dan crowd funding. Dukung kami melalui donasi anda agar kami bisa tetap melayani kepentingan publik.
*****************
“Lingkungan yang bersih bukan sekadar simbol estetika, melainkan fondasi utama bagi kesehatan dan kesejahteraan masyarakat,” ucapnya.
Kata Mote, program ‘Jumpa Berlin’ sebagai gerakan moral dan bentuk nyata komitmen daerah, melalui Pemerintah Kabupaten Waropen, dan program ini bukan hanya sekadar aktivitas fisik.
Ini merupakan gerakan moral dan sosial untuk menanamkan budaya gotong royong di tengah masyarakat, meningkatkan kedisiplinan ASN dan warga dalam pengelolaan sampah, dan mendorong partisipasi aktif TNI, Polri, dan instansi vertikal untuk turun langsung membersihkan fasilitas umum dan perkantoran.
“Langkah ini juga merupakan respons cepat atas arahan Presiden RI, Prabowo Subianto dalam Rapat Koordinasi Nasional di Jakarta. Presiden menekankan agar setiap kepala daerah menjadikan pengelolaan sampah sebagai prioritas utama,” ujarnya.
Mote juga mengajak mahasiswa KKN Uncen Jayapura yang turut hadir dalam apel gabungan tersebut, untuk menjadi agen perubahan dalam menanamkan nilai-nilai cinta lingkungan.
“Menjaga alam berarti menjaga masa depan. Lingkungan yang asri adalah warisan yang harus kita serahkan dengan bangga kepada anak cucu kita,” kata Mote.
Sementar itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Waropen, Roby Duwiri mengatakan, pelaksanaan program ‘Jumpa Berlin’ yang dicanangkan bupati tersebut menjadi representasi aksi cinta lingkungan untuk semua orang di Waropen, baik kalangan pemerintah daerah hingga masyarakat setempat.
“Melalui aksi menjaga lingkungan ini kami berharap menjadi contoh dan mendorong kesadaran bersama dalam menjaga kebersihan lingkungan di Waropen. Tentunya perilaku baik ini diharpkan terus belanjut aga menciptakan budaya yang sehat di tengah-tengah masyarakat Waropen,” kata Robi Duwiri. (*)
Iklan Layanan Masyarakat ini Dipersembahkan oleh PT. Media Jubi Papua




Discussion about this post