• Redaksi
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
  • Hubungi Kami
  • Kode Etik
  • Laporan Transparansi
Jubi Papua
Teras ID
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayawijaya
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayawijaya
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Indeks
Donasi
No Result
View All Result
Jubi Papua
No Result
View All Result
Home Polhukam

Dewan Gereja Papua serukan Natal sederhana, anggarkan untuk 103 ribu pengungsi

December 2, 2025
in Polhukam
Reading Time: 2 mins read
0
Penulis: Larius Kogoya - Editor: Angela Flassy
Dewan Gereja Papua

Dewan Gereja Papua dan Pusat studi HAM, Sosial dan Pastoral Sekolah Tinggi Teologi Walter Post Jayapura (STTWPJ) saat konferensi pers di Sekretariat DGP Jalan Post 7, Distrik Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua pada Selasa (2/12/2025).- Jubi/Larius Kogoya. 

0
SHARES
2.7k
VIEWS
FacebookTwitterWhatsAppTelegramThreads

Jayapura, Jubi – Dewan Gereja Papua bersama Pusat Studi HAM, Sosial dan Pastoral STT Walter Post Jayapura atau STTWPJ menyerukan agar perayaan Natal 2025 di Tanah Papua dilakukan secara sederhana, sambil mengalihkan anggaran perayaan bagi kebutuhan lebih dari 103.218 pengungsi internal dari berbagai wilayah konflik, mulai Nduga hingga Maybrat yang hingga kini hidup tanpa perlindungan memadai akibat operasi keamanan dan perang bersenjata.

Sebanyak 103.218 warga Nduga, Yahukimo, Pegunungan Bintang, Lanny Jaya, Puncak, Puncak Jaya, Intan Jaya, Maybrat, Bintuni dan seluruh Tanah Papua kini sedang mengungsi dan hidup tanpa perlindungan yang memadai akibat operasi keamanan dan konflik bersenjata.

Demikian seruan itu disampaikan Moderator Dewan Gereja Papua (DGP) Dr. Pdt. Benny Giyai dalam konferensi pers di Sekretariat DGP Jalan Post 7, Distrik Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua pada Selasa (2/12/2025).

Moderator DGP Benny Giyai meminta Gereja-Gereja di Tanah Papua keluar dari zona nyaman dan mengutamakan solidaritas bagi pengungsi internal Papua. Karena keprihatinan para pengungsi ini juga sudah sampai ke dunia internasional sehingga pihaknya memohon perhatian semua pemimpin Gereja dan umat dimanapun.

*****************

Jubi.id adalah media yang berbasis di Tanah Papua. Media ini didirikan dengan sumberdana masyarakat melalui donasi dan crowd funding. Dukung kami melalui donasi anda agar kami bisa tetap melayani kepentingan publik.

CLICK HERE!

*****************

“Papua tidak baik-baik saja. Laporan lapangan dan keprihatinan Gereja pada situasi pengungsi internal Papua yang mayoritas mengungsi ke hutan tanpa tenda, tanpa makanan yang layak, tanpa layanan kesehatan dan dengan ibu, anak-anak serta lansia yang rentan terhadap penyakit dan kelaparan,” kata Giyai.

Giyai mengatakan DGP dan Pusat studi STTWPJ memandang kasus tragis Ibu Sokoy dan bayinya yang meninggal setelah ditolak enpat rumah sakit di Jayapura, sebagai wajar ketidakadilan struktural yang masih terjadi di tanah Papua.

“Dua realitas pengungsi internal dan kematian tragis Ibu Sokoy ini menampar kesadaran kita. Bahwa harusnya Gereja tidak boleh terus hidup dalam dunia yang nyaman sementara sebagian umat dalam penderitaan,” katanya.

BERITATERKAIT

Menko Polkam Djamari Chaniago lepas parade Natal 2025 di Papua Selatan

Pengungsi di Lanny Jaya ingin pulang ke kampungnya

Dewan Gereja Papua catat ada 103.218 pengungsi di Tanah Papua

Kisah pengungsi di Tanah Papua yang tak kunjung diselesaikan

Ketua Pusat Studi HAM, Sosial dan Pastoral STTWPJ, Hendrica Henny Ohoitimur menyatakan seruan Natal 2025 secara sederhana, berbelarasa dan berpihak pada yang menderita itu karena keprihatinan kondisi sebagian umat yang mengungsi sehingga tidak dapat merayakan natal. Kondisi ini membuat pihaknya menyerukan agar langkah-langkah konkret yang perlu dipertimbangkan dalam rayakan Natal tahun ini yang ditawarkan kepada Gereja-Gereja di Tanah Papua.

“Merayakan natal secara sederhana dalam arti bahwa fokus perayaan diarahkan pada ibadah di gereja dan keluarga bukan pesta dan acara seremonial. Dan mengalihkan anggaran perayaan bagi pengungsi seperti dana yang hemat serta persembahan dalam ibadah dialokasikan untuk menyediakan kebutuhan dasar pengungsi internal Papua,” ujarnya.

Hendrica Henny Ohoitimur mengatakan pihaknya juga mengajak pimpinan gereja agar mendorong atau mendesak Pemerintah Daerah membatalkan perayaan besar-besaran, namun alihkan anggaran perayaan kepada bantuan kemanusiaan bagi pengungsi. Serta mendorong aksi solidaritas jemaat untuk para pengungsi dan kelompok rentan lainnya.

“Gereja harus menjadikan natal sebagai momen empati dan keberpihakan, agar natal tahun ini harus menjadi momen dimana kita menyapa, bersolidaritas dan menunjukkan secara nyata keberpihakan kepada mereka yang menderita. Kita tidak tahu kapan penderitaan para pengungsi berakhir. Tapi kita tahu satu hal bahwa Gereja dipanggil untuk hadir dan menyapa Tuhan hadir di antara mereka yang menderita,” ujarnya. (*)

Untuk melihat lebih banyak content JUBI TV, click here!

Continue Reading
Tags: Dewan Gereja PapuaJelang NatalPengungsi
ShareTweetSendShareShare

Related Posts

PTFI

Keturunan Tuarek Natkime ungkap akta bukti kepemilikan area tambang PTFI

December 6, 2025
Papua Tengah

Sengketa tapal batas di Papua Tengah: Jangan ada narasi bernuansa kesukuan

December 5, 2025
Iron Heluka

Kasus Penangkapan Iron Heluka, Keluarga: Ini kriminalisasi

December 4, 2025

Para tokoh menyampaikan sikap pada peringatan 64 tahun manifesto politik Papua

December 2, 2025

KNPB peringati manifesto politik kemerdekaan Papua dengan berbagai kegiatan

December 1, 2025

Warinussy minta Pemerintah hentikan pengamanan berlebihan jelang 1 Desember

November 30, 2025

Discussion about this post

PT. Media Jubi Papua

Terverifikasi Administrasi dan Faktual oleh Dewan Pers

Networks

  • Post Courier
  • Vanuatu Daily Post
  • Solomon Star News
  • The Fiji Times
  • Radio New Zealand
  • Radio Djiido
  • 3CR Community Radio
  • Cook Islands News
  • Pacific News Service
  • Bouganville News
  • Marianas Variety

AlamatRedaksi

Jl. SPG Taruna Waena No 15 B, Waena, Jayapura, Papua
NPWP : 53.520.263.4-952.000
Telp : 0967-574209
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

© 2025 Jubi – Berita Papua Jujur Bicara

No Result
View All Result
  • Home
  • Tanah Papua
    • Anim Ha
    • Bomberai
    • Domberai
    • La Pago
    • Mamta
    • Mee Pago
    • Saireri
    • Arsip
  • Indepth
  • LEGO
  • Nasional
  • Dunia
  • Pasifik
  • Kerjasama
    • Pulitzer
    • Menyapa Nusantara
    • Provinsi Papua Tengah
    • Kabupaten Jayawijaya
    • Kabupaten Jayapura
    • Kabupaten Mappi
    • Provinsi Papua
  • Networks
    • Jubi TV
    • English
    • Deutsch
    • France
    • Indeks

© 2025 Jubi - Berita Papua Jujur Bicara