Jayapura, Jubi – Rumah sakit (RS) nasional Samoa melakukan penjatahan obat-obatan penting karena kekurangan pasokan, dengan bantuan dari luar yang menawarkan solusi sementara.
Pekan lalu, Kementerian Kesehatan menerima pengiriman kargo udara mendesak dari Pacific Specialist Healthcare (PSH) yang berbasis di Fiji, yang hanya mencakup sekitar setengah dari yang dibutuhkan, sebagaimana dilansir Jubi dari laman internet RNZ Pasifik, Selasa (9/6/2026)
Dilaporkan bahwa obat-obatan penting seperti metformin, obat untuk mengelola dan mengobati diabetes tipe 2, amlodipine yang digunakan untuk mengobati tekanan darah tinggi, dan parasetamol untuk anak-anak masih langka. Pasokan dari PSH diperkirakan akan tiba dalam beberapa minggu mendatang.
Media lokal melaporkan bahwa tunggakan tagihan pemasok sebesar SAT$12 juta merupakan salah satu faktor penyebab rendahnya pasokan.
Presiden Asosiasi Medis Samoa, Seiuli Dr George Tuitama, mengatakan kepada Samoa Observer bahwa kekurangan tersebut juga berdampak pada unit kesehatan mental, tetapi ia berharap pemerintah dapat menemukan jalan keluar dari situasi ini.
“Kami membatasi pemberian obat dengan memastikan bahwa kami memberikan obat tersebut, dengan cara memberikannya langsung kepada Anda. Jadi, jika Anda memiliki gangguan mental, kami akan datang ke rumah Anda dan memberikan obat setiap hari,” demikian kutipan pernyataannya.
Menurut Samoa Observer , kekurangan obat-obatan diidentifikasi sebagai penghalang bagi perawatan medis yang efektif di negara tersebut selama pertemuan umum tahunan Asosiasi Medis Samoa pekan lalu.
Negara Merdeka Samoa, dengan ibukota Apia merupakan negara kepulauan di Samudra Pasifik bagian selatan yang terdiri dari dua pulau utama dan tujuh pulau kecil.
Letaknya sekitar setengah jarak perjalanan dari Selandia Baru ke Hawaii. Samoa termasuk ke dalam negara yang mempunyai wilayah terkecil di dunia dengan jumlah penduduk 218.019 (2024) sesuai dengan data dari Bank Dunia. (*)
























Discussion about this post