Inilah pesepakbola Melanesia yang pernah berlaga di Liga Eropa

Melanesia
Christian Karembou berambut gimbal- Jubi/https://www.olympiacos.org

Jayapura, Jubi- Memang tidak terlalu banyak pesepak bola asal Melanesia berkiprah di Liga Eropa. Yang paling terkenal di sana adalah Christian Lali Kake Karembouw. Pemain kelahiran Lifou, Kaledonia Baru 3 Desember 1970 pertama kali bermain bola di klub Noumea, ibukota Kaledonia Baru bernama FC Naicha.

Kerusuhan di Lifou, kampung asal Karembouw menyebabkan ia pindah ke Paris, Perancis dalam usia ke 17 tahun. Sebagai pemain gelandang bertahan dia terpilih membela klub Liga 1 Perancis Nantes dan selanjutnya ke Sampdoria dan Real Madrid (1997-2000) dan juara Liga Champion.

Di Perancis, ia  ikut merasakan juara Piala Dunia 1998 dan Piala Eropa 2000. Saat negara Perancis menjadi juara dunia, pemain asal Kaledonia Baru ini memilih tidak menyanyikan lagu kebangsaan Perancis,  La Marseillaise. Pemain Perancis lainnya yang tidak pernah menyanyikan lagu itu adalah Karim Benzena.

Setelah menekuni profesi sebagai pesepak bola, mantan pesepakbola profesional Perancis yang bermain sebagai gelandang bertahan itu, kini  direktur olahraga untuk Olympiacos, klub professional Liga 1 di Yunani.

Selain Karembouw, satu lagi pemain asal Papua Barat, bernama lengkap Lodewijk Paul Cornelius Roembiak dikutip dari Wikipedia.org sebagai Ducth Footballer, lahir di Leiden Negeri Belanda pada 18 Mei 1969. Ia mengawali kariernya sejak tingkat sekolah dasar di Leiden, pada usia 16 tahun terpilih membela tim nasional Belanda U16.

Melanesia
Lodewij Roembiak (tengah) saat membela Werder Bremen- Jubi/ist

Pemain gelandang bertahan ini mengawali kariernya bersama Den Haag FC, Sparta Roterdam, Roda FC selanjutnya Liga Turky klub Antalyaspor, FC Aarau Liga Swiss, hingga 1998 di lirik klub papan atas Jerman Werder Bremen.

Kariernya meroket saat membela tim liga 1 Jerman Werder Bremen, selama karier sepak bolanya memiliki total 231 pertandingan dan mencetak sebanyak 25 gol. Roembiak mengakhiri karier sepak bolanya di liga profesional, kembali lagi di Liga Amatir dari LVV Friesland. Ia saat ini menjadi pelatih muda dari tim Junior A dan B dari VV SDS di Negeri Belanda.

Pemain-pemain Melanesia saat ini yang bermain di Liga Eropa tercatat pemain asal Papua Nugini, David Browne bermain untuk klub Liga 1 Helsinky HJK.  David Eric Browne lahir 27 Desember di Bulolo East Sepik Province Papua Nugini. Ia saat ini bermain di HJK Helsinki dan Papua New Guinea tim nasional. Sebelumnya dia berlaga di Selandia Baru dan liga Belanda.

Mestinya David Browne memperkuat tim nasional Papua Nugini di MSG Prime Minister Cup 2022 tetapi jadwal ini bersamaan dengan Liga Europe di mana anak Papua Nugini ini ikut bermain sebagai striker. Padahal saat ia masih berusia 10 tahun, Browne mulai bermain sepak bola sebagai penjaga gawang. Dia memulai karir sepak bolanya di pinggiran Port Moresby Kaugere di Living Light Academy. Antara 2007 dan 2010, ia pindah sekolah tiga kali, bersekolah di Korobosea International School dari 2007 hingga 2008, St Josephs International School pada 2009, dan Port Moresby International School pada 2010.

Satu lagi pemain Papua Nugini adalah  Tommy Semmy. Dia  bermain di Liga Australia mengawali kariernya di Besta United Papua Nugini dari Liga Sepak Bola Nasional Papua Nugini selama dua musim 2013-2015. Pemain kelahiran 30 September 1994 kini bermain di Liga Australia memperkuat klub Altona Magic in NPL Victoria dan tim Nasional Papua Nugini. (*)

Comments Box

Dapatkan update berita terbaru setiap hari dari News Room Jubi. Mari bergabung di Grup Telegram “News Room Jubi” dengan cara klik link https://t.me/jubipapua , lalu join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
banner 400x130    banner 400x130
banner 400x130    banner 400x130
banner 728x250