Papua No.1 News Portal | Jubi

Polres Jayawijaya periksa enam orang terkait pembacokan anggota Brimob

Writer: AntaraEditor: Kristianto Galuwo
Pembacokan
Ilustrasi pembacokan. - Tempo.co

Jayapura, Jubi – Terkait penyerangan atau pembacokan yang menewaskan anggota Brimob Polda Papua, Bripda Diego Rumaropen di Napua, Kabupaten Jayawijaya, penyidik Polres Jayawijaya saat ini memeriksa enam orang saksi.

“Dari laporan yang diterima, enam orang sudah dimintai keterangan tersebut, termasuk AKP R yang mengajak korban ke Napua, Sabtu (18/6/2022),” kata Direskrimsus Polda Papua Kombes Polisi Faizal Rahmadani di Jayapura, Minggu (19/6/2022).

Baca juga :   Polda Papua sebut Lerinus Murib diduga terlibat lima aksi kekerasan di Puncak

Faizal mengatakan selain memeriksa anggota Brimob, pihaknya juga meminta keterangan warga yang berada di tempat kejadian perkara.

Insiden yang terjadi di Napua, sekitar 5 kilometer dari Wamena, selain menewaskan Brimob, para pelaku juga mengambil senjata organik Polri yang dibawa dua petugas.

“Dua senjata api organik Polri yang dibawa lari pelaku yaitu AK101 dan SSG08 (sniper),” jelas Kombes Faizal.

Baca juga :   Pejabat OPD Lanny Jaya diminta bertugas dengan baik di masa transisi

Insiden tersebut berawal saat AKP R dimintai tolong warga untuk menembak sapi miliknya di Napua. AKP R bersama Bripda Diego Rumaropen, Sabtu (18/6/2022) ke Napua.

Setelah menembak sapi, AKP R menitipkan senjata yang dibawanya kepada korban. Beberapa saat kemudian datang sekelompok warga dan menyerang korban hingga meninggal, kemudian mengambil kedua dua senjata api tersebut. (*)

Dapatkan update berita terbaru setiap hari dari News Room Jubi. Mari bergabung di Grup Telegram “News Room Jubi” dengan cara klik link https://t.me/jubipapua , lalu join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
banner 400x130