Pedagang di Kali Acai jual bendera peserta Piala Dunia Qatar 2022

bendera peserta
Krisna, bocah kelas V SD (11 tahun) saat menjual bendera negara peserta Piala Dunia Qatar 2022 di Kali Acai Kotaraja, Kota Jayapura, Jumat (7/10/2022) siang. Dia menggantikan sementara ayahnya yang sedang kondangan. - Jubi/dam

Jayapura, Jubi – Meskipun sebanyak 32 negara akan menjadi peserta Piala Dunia 2022 Qatar, namun hanya lima bendera peserta yang sangat laku di pasaran Kota Jayapura. Biasanya warga membeli bendera Portugal, Brasil, Jerman, Argentina, dan Spanyol.

Hal ini dikatakan Krisna, anak penjual bendera peserta Piala Dunia Qatar, di pinggiran Kali Acai, Kotaraja, Kota Jayapura, saat ditemui Jubi, Jumat (7/10/2022) siang.

“Ia saya yang tolong jual bendera, bapaku sedang ikut pesta dan bendera ini semua bapak yang jahit,” katanya.

Dia menambahkan bendera ukuran kecil seharga Rp40 ribu, bendera ukuran sedang Rp80 ribu, dan paling besar Rp200 ribu.

“Biasanya yang paling laku [yang harga] Rp40 ribu,” katanya.

Dia mengatakan tidak semua bendera negara peserta dijual karena sesuai dengan pasaran maupun peminat para penggemar negara peserta Piala Dunia Qatar.

Pantauan Jubi di lapangan, penggemar warga Papua lebih suka dan tertarik dengan tim Orange atau Belanda karena total football-nya. Sedangkan selebihnya Brasil dengan Neymar Yunior. Kalau dengan tim Argentina karena factor Lapulga atau Lionel Messy el capitano tim Nasional Argentina alias Albicelete.

Menurut laman resmi FIFA tercatat ada 32 tim yang akan berlaga dalam Piala Dunia 2022 di QatarLaga pembuka Piala Dunia 2022 awalnya akan dimainkan pada 21 November 2022. Namun, laga pembuka akan maju satu hari menjadi 20 November 2022. Duel Qatar vs Ekuador tetap menjadi laga pembuka.

FIFA mengubah jadwal demi membuat Qatar selaku tuan rumah dapat memainkan laga pembuka, seperti yang sudah menjadi tradisi di Piala Dunia edisi sebelum-sebelumnya.

“Perubahan tersebut memastikan kelangsungan tradisi lama menandai dimulainya Piala Dunia FIFA dengan upacara pembukaan pada kesempatan pertandingan pertama yang menampilkan tuan rumah atau juara bertahan,” tulis FIFA.

“Keputusan tersebut mengikuti penilaian kompetisi dan implikasi operasional, serta proses konsultasi menyeluruh dan kesepakatan dengan pemangku kepentingan utama dan negara tuan rumah.” demikian laporan FIFA atau Federation International Football Assosiation (FIFA). (*)

(Berita ini juga merupakan kontribusi dari mahasiswa magang Program Studi Komunikasi jurusan Jurnalistik, Universitas Muhammadiyah Papua Kota Jayapura)

Comments Box

Dapatkan update berita terbaru setiap hari dari News Room Jubi. Mari bergabung di Grup Telegram “News Room Jubi” dengan cara klik link https://t.me/jubipapua , lalu join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
banner 400x130    banner 400x130
banner 400x130    banner 400x130
banner 728x250