STKIP Muhamadiyah Manokwari Gelar Sidang Senat Terbuka ke IX, 75 Calon Guru siap mengabdi

STKIP Muhammadiyah Manokwari
Ketua STKIP Muhamadiyah Manokwari Hawa Hasan saat membuka Rapat Senat terbuka di Manokwari Rabu (30/11/2022).

Manokwari, Jubi – Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan – STKIP Muhamadiyah Manokwari menggelar sidang senat terbuka yang digelar di Manokwari Rabu (30/11/2022), Papua Barat. Dalam sidang senat terbuka, terdapat 75 mahasiswa yang meraih gelar Sarjana Pendidikan.

Sebanyak 6 Mahasiswa meraih nilai tertinggi atau Cumlaude yakni, Lutfi Khoirunnisa dengan nilai 3,94 kemudian Dewi Sartika dengan Nilai 3,92 lalu Yusuf Pitman Pataimusi dengan Nilai 3,84 serta Mardhatila Alfa Hidayati dengan Nilai 3,79 dan Albertina Izaak dengan Nilai 3,59 serta Paulina Maidodga sebagai Mahasiswa Inspiratif.

Terdapat lima Program Studi yang ada di STKIP Muhamadiyah Manokwari yakni Prodi PGSD, Prodi Bahasa Inggris, Prodi Biologi, Prodi Bahasa Indonesia dan Prodi Matematika.

Ketua Sekolah STKIP Muhamadiyah Manokwari Hawa Hasan mengatakan, STKIP yang didirikan sejak tahun 2007 oleh perkumpulan Organisasi Muhamadiyah Manokwari kini telah membentuk lima program studi yang terakreditasi.

“Seluruh civitas akademika menyampaikan selamat kepada para wisudawan dan wisudawati. Para wisudawan dan wisudawati ini mereka semua siap dipakai untuk mengabdi di lembah, pengunungan pantai. Maka memang cocoklah dengan pepata Guru Pahlawan tanpa tanda jasa,” kata Ketua STKIP Muhamadiyah Manokwari, Hawa Hasan.

Selain itu, ia juga mengatakan bahwa untuk meningkatkan kualitas guru, STKIP bekerja sama dengan Pemda Manokwari, Manokwari Selatan untuk memberi kesempatan Guru yang belum memiliki kualifikasi Sarjana.

“Kita juga senantiasa meningkatkan kompetensi sumber daya manusia SDM dimana sejak 2017 memberi kesempatan kepada 4 Dosen  untuk studi lanjut ke jenjang doctoral,” kata Ketua STKIP Manokwari, Rabu (30/11/2022).

Ia juga menyebut bahwa saat ini STKIP Muhammadiyah Manokwari memiliki 18 Dosen yang bersertifikasi.

Ketua LLDIKTI Wilayah 14  Dr. Suriel S. Mofu S. Pd, M. Ed, TFEL mengatakan ada puluhan beasiswa yang dibawah dari kementrian di Jakarta.

“Saya berharap kalau di Daerah ada uang, marinkita bantu anak-anak Papua untuk melanjutkan kuliah,” kata Dr. Suriel Mofu.

“Sejauh ini sudah 197 Beasiswa diberikan kepada STKIP Muhamadiyah Manokwari dari Kementrian melalui LLDIKTI. Beasiswa itu meliputi SPP sejak Semester 1 hingga selesai dan juga biaya hidup selama semester satu hingga selesai,” sambungnya.

Di sisi lain, berdasarkan data yang dimiliki, terdapat 92 persen Mahasiswa Papua yang kuliah di Perguruan Tinggi Swasta rata-rata penghasilan orangtuanya Rp2 Juta.

“Dari 92 persen itu 54 persen Mahasiswa orangtuanya tidak berpenghasilan,” kata Mofu yang juga mantan Rektor Universitas Papua.

Mofu menyebutkan, tidak kaget jika sebagian besar Mahasiswa terdata tetapi tidak aktif kuliah .

“Oleh sebab itu saya bekerja keras di kementrian untuk berjuang bagi anak anak kita Papua, tetapi saya tidak sanggup, kita butuh dukungan pemerintah daerah,” ucapnya. (*)

Comments Box
Dapatkan update berita terbaru setiap hari dari News Room Jubi. Mari bergabung di Grup Telegram “News Room Jubi” dengan cara klik link https://t.me/jubipapua , lalu join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
banner 728x250